Alasan Ini, Panitia Ulang Seleksi 21 Jabatan

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Proses seleksi 21 jabatan perangkat desa (perdes) diulang akibat tak memenuhi aturan perekrutannya. Bakal dilakukan evaluasi menyeluruh terkait regulasi dan pelaksanaan ujian agar problem serupa tak terulang.

"Apakah mungkin dipengarungi bobot soal terlalu berat atau faktor ketidakhadiran peserta? Sebab 21 lowongan di beberapa desa terpaksa diulang karena tidak memenuhi jumlah kandidat yang akan dimintakan rekomendasi ke Camat. Minimal dua nama yang dimintakan rekomendasi agar dipilih salah satu terbaik," kata Plt Kepala Bagian (Kabag) dan Kelurahan Setda Karanganyar, Zulfikar Hadidh, Minggu (27/11/2016).

Pada prinsipnya, kata Zulfikar perekrutan perdes dilaksanakan secara normatif sesuai Perda No 16 tahun 2015 tentang Perangkat Desa, Perda No 10 tahun 2016 tentang Perubahan Perda No 10 tahun 2015 dan Perbup no 72 tahun 2016 tentang Perangkat Desa. 

Zulfikar bakal mengumpulkan panitia seleksi, pemdes dan pemcam yang akan mengulang perekrutan 21 jabatan perdes itu untuk mengetahui problem sebenarnya. Hasil evaluasi tim menjadi dasar menggelar kembali seleksi dengan metode paling efektif maksimal tiga bulan sejak seleksi sebelumnya. 

"Pemkab hanya memfasilitasi aturan normatif. Penyelenggara pemdes, jadi semua tanggung jawab ada pada mereka. Jika curang, pemdes yang menanggung sendiri risikonya. Ada beberapa melayangkan protes. Kenapa si A yang dipilih dan tidak si B begitu seterusnya,” katanya. (R-10)

 

 

BERITA REKOMENDASI