Alat Emergency Ambulance Tak Berfungsi Maksimal

SOLO, KRJOGJA.com – Peralatan emergency sejumlah mobil ambulance yang hendak diterjunkan dalam layanan musim mudik dan balik Lebaran, diketahui kurang lengkap, dan sebagian diantaranya tak berfungsi secara maksimal. 

Kondisi itu diketahui, saat seluruh mobil ambulance milik Dinas Kesehatan kota (DKK) Solo, menjalani pemeriksaan secara detil, untuk memastikan armada kedaruratan tersebut bersiap penuh melayani pemudik.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan, DKK, Dwi Martiyastuti menjelaskan masih ada kesempatan beberapa hari untuk membenahi fasilitas pendukung mobil ambulance sehingga  tak lagi mengalami gangguan.  Emergency kit harus dilengkapi sesuai standar, antara lain alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), tabung oksigen, Cardiopulmonary Resusication (CPR) atau alat untuk mengembalikan fungsi pernafasan sampai obat emergency.

"Peralatan standar tersebut juga harus dipastikan berfungsi secara maksimal. Secara fisik tabung oksigen memang tersedia, namun ternyata kapasitas isi tinggal sedikit, atau juga obat-obatan emergency dalam kondisi hampir atau bahkan kadaluwarsa."

Dari hasil pemeriksaan armada ambulans, Martiyastuti menyebut, temuan kekuranglengkapan fasilitas pendukung dapat dibenahi dalam satu atau dua hari ke depan, sebab pada umumnya hanya menyangkut hal-hal kecil. Sedangkan untuk memastikan kesiapan armada kedaruratan tersebut, pihaknya, akan melakukan cek ulang, minimal laporan pembenahan. (Hut)

BERITA REKOMENDASI