Alumni UNS Sanggup Terima Tantangan Jokowi

SOLO, KRJOGJA.com – Ratusan alumni Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sebelas Maret (UNS) gabungan jurusan Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi angkatan 1981 (Ankom 81) yang populer disebut Brigade Sospol 81 menggelar Reuni 35 Tahun Bakti Padamu Kampusku  di Solo,  Sabtu (17/2/2018). 

Rangkaian acara selain berupaya merekatkan kembali 'balung pinisah' keluarga besar Ankom 81 yang berdomisili di berbagai daerah di Indonesia juga luar negeri, berupaya membangun komunikasi dengan civitas akademika Fisip UNS dan ikut memberikan sumbang saran mengurai permasalahan pendidikan khususnya di jurusan Ilmu Administrasi  dan Ilmu Komunikasi yang perkembangannya sangat dinamis di era digital ini. 

Ketua Panitia Reuni Drs Waluyo Dwi Basuki MM didampingi Humas Drs Andjar Hari Wartono kepada KRJOGJA.COM, Sabtu (17/2/2018) mengatakan ratusan alumnus angkatan 1981 Fisip UNS yang populer disebut Brigade Sospol 81
berniat untuk berbakti menyumbangkan dan berbuat sesuatu kepada
tunas muda mahasiswa/mahasiswi yang kini masih kuliah di jurusan Ilmu Administrasi dan Ilmu Komunikasi
 
"Para alumni tersebar di pelosok tanah air juga luar negeri bertekad bertemu, tidak sekadar silaturahmi  biasa tapi menyatukan langkah untuk berbuat sesuatu untuk kemajuan bekas kampusnya Fisip secara khusus, dan secara umum Universitas Sebelas Maret,"ujar Basuki.

Sementara Dekan Fisip Prof Dr Ismi Dwi Astuti Nurhaeni Msi diwakili Pembantu Dekan III  bagian Kemahasiswaan dan Alumni,  Dr Sutopo MS mengatakan 
kerja sama saling membutuhkan antara civitas akademika Fisip UNS dengan alumnus Fisip UNS sangat penting. 

"Pelajaran secara teori yang dilakukan mahasiswa-mahasiswi di kampus bakal lebih lengkap bila mendapat masukan secara praktik di dunia kerja seperti telah dilakukan para alumni,"paparnya.

Beberapa alumni yang telah memiliki jam terbang cukup tinggi di bidang Ilmu Administrasi dan Ilmu Komunikasi mengatakan lulusan perguruan tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik harus memberi nilai tambah dengan kreatifitas dan inovasi. 

"Pelajaran teoritis dari kampus harus dikombinasikan dengan praktik di dunia kerja. Untuk berhasil di dunia kerja di era digital sekarang ini dibutuhkan kerja keras, selalu meningkatkan kreatifitas, dilakukan inovasi baru,"papar Deni Faurizidin, Heneng, Niken dan Sentot.

Sejumlah alumni berharap civitas akademika kampus Fisip UNS menjawab tantangan Presiden Jokowi untuk membuka Jurusan atau  Fakultas Inovasi di Fisip khususnya UNS pada umumnya. 

Seperti diketahui saat di acara Forum Rektor Indonesia (FRI) di Gedung AP Pettarani Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu Presiden Jokowi menantang sejumlah  perguruan tinggi untuk berani melakukan terobosan baru termasuk di antaranya dengan membuka fakultas yang senantiasa berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman.

"Saya optimis, nilai-nilai unggul di era millenium seperti kreatifitas, ide-ide baru dan inovasi dapat di bentuk di kampus Fisip khususnya atau di lingkungan UNS untuk mencetak lulusan yang mandiri, siap membuka lapangan kerja di era mileneal yang mengedepankan teknologi informasi,"ujar beberapa orang alumni, Ali Gufron, Budi Pecus, Wiwik Sri Wiyati dan Dien Mardiani.

Lokasi UNS di kawasan kota Solo yang dikenal sebagai kota perdagangan, industri serta pariwisata masih sangat membutuhkan tunas-tunas muda yang bersemangat untuk membangun kawasan Solo Raya. 

"Peluang kerja bagi anak kuliahan jaman now tidak lagi hanya sebagai birokrat, tapi juga wirausahawan, membuka toko jaringan daring,serta mengisi peluang di jenis pekerjaan baru yang memiliki kreatifitas, inovasi seperti  vloger dan youtuber,"ujar alumni lain Drs Eko Prasetyo. (Hwa).

BERITA REKOMENDASI