Antisipasi Klaster Baru, Hajatan ‘Drive Thru’ Belum Perlu

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Hajatan pernikahan bermodel ‘drive thru’ belum perlu diterapkan di Karanganyar. Meski, cara itu dipakai sejumlah daerah untuk mencegah penularan Covid-19 yang dipicu kerumunan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengomentari perihal hajatan ‘drive thru’ yang diterapkan di Kota Solo sesuai rekomendasi tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di kota itu.

“Dengan datang nyumbang pulang bawa bingkisan, tidak lumrah. Hajatan itu kalau dimaknai mendalam merupakan bentuk rasa syukur. Seperti itu (hajatan drive thru) malah seperti dibisniskan. Bukan budaya kita,” kata Juliyatmono, Kamis (19/11/2020).

BERITA REKOMENDASI