Antisipasi Lakalantas Jalur Wisata, Pengaman Jalan Disiapkan Lebih Awal

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebagian jalur rawan kecelakaan lalu lintas di kawasan wisata di Karanganyar dipastikan telah terpasang sarana penerangan, guardrail dan rambu penunjuk arah. Petugas Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) tinggal membenahi sarana itu apabila terdapat kendala.

"Kebetulan tiga sarana itu pengadaan di anggaran perubahan tahun 2017. Namun pemasangannya setelah lebaran tahun lalu. Saat ini, tentu keberadaannya sangat dibutuhkan pada lebaran tahun ini. Kondisinya masih utuh karena baru. Tinggal mengecek kembali kesiapannya untuk memastikan saja," kata Kepala Dishub PKP Karanganyar, Sundoro kepada KRJOGJA.com, Selasa (22/5/2018).

Jenis sarana rambu sebanyak 160 unit dipasang secara tersebar di 17 kecamatan meliputi jalur antarkecamatan dan jalan kabupaten dengan jenis larangan, penunjuk arah dan imbauan. Termasuk di jalur kemiringan ekstrem. Sarana pengaman berupa guardrail terpasang di jalur tebing wilayah Sukuh, Ngargoyoso, Jenawi, Kerjo dan Gondangrejo.

"Kami sengaja memasang guardrail tidak di semuanya. Selain keterbatasan anggaran, juga prioritas kawasan wisata di jalur ekstrem. Panjang guardrail 400 meter yang terbagi di beberapa tempat," katanya.

Mengenai penerangan jalan, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) energi listrik merambah jalur utama penghubung 4 J (Jatiyoso, Jatipuro, Jumantono, Jumapolo). Jalur tersebut dulunya sering dikeluhkan pengendara karena minim penerangan.

"Untuk pemasangan lampu itu di titik yang kira-kira rawan lakalantas. Jumlah PJU-nya 403 titik," lanjutnya.

Selain sarana yang telah terpasang itu, Dishub menyiapkan jenis portabel yang akan dipasang saat dibutuhkan sewaktu-waktu. Dalam hal ini, ia menyiagakan dua unit patroli yang mulai aktif pada H-1 lebaran sampai H+7 lebaran. Penempatannya di area Tawangmangu dan Ngargoyoso.  

"Dua wilayah itu pasti ramai saat lebaran. Potensi macet juga besar. Maka, unit patroli disiagakan dengan bekal sarana portabel seperti water barrier, rambu portabel dan sebagainya," katanya.  

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat diimbau lebih peduli informasi lalu lintas saat pulang mudik dan di arus balik lebaran. Patuh terhadap aturan lalu lintas merupakan hal mutlak yang harus dilakukan demi menjaga keselamatan diri, keluarga dan orang lain. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI