Antisipasi Macet dan Lakalantas, Imbauan Dipasang di Kawasan Wisata

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pengunjung kawasan wisata diimbau ekstra waspada mengendarai mobil dan motornya di area rawan kecelakaan lalu lintas. Jelang libur akhir tahun, Satlantas Polres Karanganyar lebih menekankannya melalui pemasangan slogan. 

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Dewi Endah Utami mengatakan pemasangannya berupa MMT di lokasi menuju obyek wisata. Diantaranya di tikungan atau anjakan bawah Candi Sukuh, pos ojek Terminal Ngargoyoso, tikungan atau tanjakan Banyu, tikungan Kebun Teh Dukuh Secepit dan tanjakan perbatasan wilayah Ngargoyoso dan Jenawi. 

"Di titik-titik itu rawan kecelakaan. Pengguna kendaraan bermotor harus sigap dengan tanjakan menikung. Kami memasang imbauan itu supaya mereka siap-siap dan tidak malah terlena," kata Dewi kepada KR, Minggu (15/12). 
Kalimat slogan dibuat menarik dan dipasang di titik strategis. Bunyinya seperti Awas !!! Banyak Tikungan Tajam, Jalur Ini Rawan Terjadi Kecelakaan, Hati – Hati !!! Rawan Longsor, Penyempitan Jalan, Turunan & Tikungan Tajam. Jalur Ini Rawan Kecelakaandan Sayangi Anak !! Stop !!! Anak – Anak Mengendarai Motor. Pemasangannya sudah dimulai sejak Sabtu (14/12).

Lebih lanjut dikatakan, penempatan personel di lokasi rawan lakalantas menjadi perihal urgen. Mengenai hal itu, akan dikerjasamakan dengan relawan dari masyarakat, pemda dan TNI. 
"Kita sesuaikan kebutuhan. Akan ada juga satgas ganjal ban untuk mengantisipasi mobil nggelondor. Seluruhnya akan disiapkan demi menjaga keamanan berlalu lintas dan kenyamanan pengunjung obyek wisata," katanya.

Pada libur Natal dan Tahun Baru, lokasi wisata di Karanganyar dipastikan banjir pengunjung. Selain mengamankan lalu lintas, Polres Karanganyar juga mengajak lintas sektoral menjaga ketertiban umum.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan seluruh pasukannya telah memahami tugas masing-masing selama pengamanan Natal dan Tahun Baru. Mereka akan diapelkan bersama unsur lain. 

"Justru jelang akhir tahun malah paling sibuk. Aparat tidak boleh diam. Kami bersinergi dengan Satpol PP, TNI, Dinas Perhubungan dan unsur masyarakat," katanya. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI