Antisipasi Penyimpangan, E-KTP Dibakar

SOLO, KRJOGJA.com – Puluhan ribu keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) invalid dimusnahkan dengan cara dibakar. Selain memenuhi Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 470.13/11176/SJ Tentang Penatausahaan KTP Elektronik, pemusnahan tersebut juga untuk menghindari kemungkinan penyalahgunaan dokumen negara.

Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Suwarta di halaman balaikota, Senin (17/12) mengungkapkan, ribuan e-KTP invalid yang dimusnahkan, sebenarnya sudah dirusak dengan memotong sudut kanan keping e-KTP. Dalam kondisi terpotong seperti itu, e-KTP tersebut sebenarnya sudah tidak berlaku atau digunakan lagi, namun untuk lebi meyakinkan dimusnahkan sebagaimana tertuang dalam SE Mendagri Nomor 470.13/11176/SJ.

Total dokumen kependudukan yang dimusnahkan, tambah Suwarta, sejumlah 54.404 keping, dengan rincian 22.894 keping e-KTP, dan selebihnya sebanyak 31.510 keping KTP lama yang dulu dikenal dengan istilah KTP Nasional. Sedangkan e-KTP yang dinyatakan invalid, diantaranya akibat perubahan data pemegang, seperti pindah domisili, pergantian status hingga kerusakan secara fisik.

Menjawab pertanyaan keberadaan e-KTP invalid rawan menimbulkan penyalahgunaan, Suwarta mengungkapkan, berbagai kemungkinan memang bisa saja terjadi. Minimal bisa memunculkan kecurigaan-kecurigaan, terlebih dalam beberapa aktu terakhir etrkait dengan tahun politik. Namun sejak awal, pihaknya telah mengantisipasi dengan melakukan pemotongan keping e-KTP, sehingga secara fisik sudah tidak dapat digunakan lagi sebagai dokumen kependudukan. (Hut)

BERITA REKOMENDASI