APBD Perubahan Wonogiri Diperdakan

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Semua fraksi yang ada di DPRD Wonogiri menyetujui Raperda Perubahan APBD Kabupaten Wonogiri Tahun 2020 disahkan menjadi Perda atau peraturan daerah. Persetujuan kalangan wakil rakyat dalam sidang paripurna DPRD, Selasa (6/10), setelah hasil evaluasi Gubernur Jateng atas rancangan tersebut turun.

“Hasil evaluasi (Gubernur) itu tidak merubah materi pokok yang kita ajukan, sehingga kamipun dari lembaga legislatif setuju disahkan menjadi Perda,” ungkap Wakil Ketua DPRD Wonogiri Sugeng Ahmadi selaku pimpinan sidang paripurna saat ditemui wartawan usai acara.

Laporan Badan Anggaran (Banggar) yang disampaikan Sekwan Ir Gatot Siswoyo MM mengungkapkan, Rancangan Perubahan APBD Wonogiri 2020 setelah evaluasi Gubernur Jateng antara lain Pendapatan BPKD terkait dana bagi hasil pajak provinsi dari Rp 129.230.444.000 berkurang Rp 566.752.000 atau tinggal Rp 128.663.692.000. Sementara, belanja tidak langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri semula Rp 712.540.367.529 berkurang Rp 566.752.000 sehingga tinggal Rp 711.973.615.529

Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa SH MH menyebutkan menyusul hasil evaluasi Gubernur yang tertuang Keputusan Gubernur nomor 903/187/2020 tanggal 28 September lalu pihaknya mengapresiasi kerja kalangan DPRD yang penuh dedikasi. “Usul dan saran maupun imbauan dalam rapat komisi dan Banggar akan kami perhatikan dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Plt Bupati Wonogiri yang juga Wabup setempat. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI