APFS Soroti Venue Renang dan Toilet

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Delegasi ASEAN Para Sport Federation (APFS) mengaku senam jantung melihat persiapan Asean Para Games 2022 yang digelar, 30 Juli – 6 Agustus utamnya venue renang. Kekawatiran itu disampaikan Presiden APFS Mayjen Osoth Bhavilai dan Sejken Dr Wandee Tosuwan didampingi Sukanti Raharjo Bintoro dari NPC Indonesia, di Hotel Alila, Senin (09/05/2022).

Ia memberikan keterangan pers setelah APSF Visit untuk persiapan penyelenggaraan Asean Para Games 11 Indonesia 2022 di semua venue. Osoth Bhavilai memberi perhatian venue renang di Karanganyar yang belum memenuhi sertifikasi standar internasional. Ia sempat kawatir karena waktu penyelenggaraan yang kian dekat.

Namun ia cukup lega karena panitia menjanjikan pertengahan Juli kolam renang sudah rampung dan memenuhi apa yang diharapkan APFS. “Semoga apa yang dijanjikan panitia bisa terpenuhi untuk menyelesaikan venue renang sesuai standar internasional,” teranganya.

Tujuan APFS Visit adalah untuk mengecek kemajuan persiapan tuan rumah Indonesia. Karena APG merupakan pesta olahraga disabilitas, maka masalah fasilitas dan aksesibilitas menjadi perhatian.

APFS juga menyoroti fasitas toilet. Toilet untuk disabelitas menimal lebar pintu 80 Cm dan di dalam bisa untuk manuver kursi roda.

Selain meninjau venue APFS juga menghadiri peluncuran Logo dan Maskot APG yang digelar di Mangkunegaran. Semula akan dilangsungkan MoU antara APFS dengan panitia penyelenggara, karena terkendala Perpres belum terbit maka hanya dilakukan review MoU. (Qom)

BERITA REKOMENDASI