Arab Saudi Tolak Vaksin Sinovac, Jemaah Calon Haji Berharap Cemas

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Jemaah Calon Haji (JCH) berharap pemerintah berhasil melobi Kerajaan Arab Saudi agar bisa berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Problem bertambah pelik lantaran vaksin sinovac yang diinjeksi ke jemaah, ternyata tak diterima oleh otoritas di Tanah Suci.

“Secepatnya saja pemerintah memberi kebijakan ke para jemaah. Kalau misalnya Sinovac tidak diterima di Arab Saudi, lalu solusinya seperti apa. Jenis apakah yang diterima dan bagaimana memberikannya ke jemaah saat mereka sudah diinjeksi Sinovac. Cepat saja soalnya segera masuk musim haji,” kata Wakil Ketua DPDR Karanganyar, Rohadi Widodo kepada KR, Selasa (1/6).

Ia menyadari para jemaah cemas pemberangkatannya bakal ditunda lagi. Tahun lalu, mereka tak bisa menunaikan rukun Islam kelima itu lantaran dunia dilanda pandemi Covid-19.

Sementara itu JCH asal Kabupaten Karanganyar berharap lobi pemerintah Indonesia ke Arab Saudi berhasil membuka kembali perjalanan ibadah itu ke Tanah Suci. Sebab mereka yang kebanyakan lansia, khawatir jika musim haji tahun ini kembali ditunda.

“Saya dan suami mendaftar pada 2012. Bapak usia 77 tahun dan ibu juga mendaftar. Empat orang direncanakan berangkat 2020 lalu. Tapi ditunda karena pandemi. Belum tahu apakah tahun ini bisa berangkat. Kabarnya simpang siur,” kata calon haji asal Tasikmadu, Suharti (55).

BERITA REKOMENDASI