Aria Bima: Pilkada Harus Dicermati Karena Terkait dengan Pilpres

Langkah kongkrit pemerintah diantaranya menugaskan PT Bio Farma sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk secepat mungkin memilih vaksin yang mempunyai tingkat akurasi dan pengakuan. Termasuk, langkah Menteri luar negeri RI, Retno Marsudi dan Menteri BUMN, Erick Thohir ke China.

“Kemarin Bu Retno dan Pak Menteri Tohir bersama Direktur Bio farma untuk secepat mungkin membeli ke China. Itu adalah salah satu opsi. Nanti kalau memang ada opsi dari Rusia yang baru dalam proses, kita akan lihat. Intinya kita tidak kemudian menjadi hal yang kalkulasinya untung rugi, tapi mana yang paling cepat bisa kita pakai,” papar anggota DPR RI empat periode ini.

Menurut Aria Bima, pemerintah menargetkan pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 selesai pada Maret 2021. Artinya pemerintah bekerja keras agar seluruh vaksin yang dibutuhkan ada di Jakarta pada bulan itu. “Itu usaha kita. Target 40 juta vaksin segera masuk. Kalau enggak, nanti kita ketinggalan,” ujarnya.

Aria mendukung langkah offensif yang dilakukan pemerintah dengan menggandeng mitra-mitra strategisnya saat ini dalam penanggulangan Covid-19. Dia mencontohkan pentingnya mitra strategis berkaca kepada tak jadi dikirimnya permintaan ventilator Indonesia dari Korea.
“Karena faktor mitra strategis Korea-Amerika. Jadi dalam urusan pandemi ini terjadi penguatan-penguatan geo politik ekonomi lama yang akhirnya menjadi mitra-mitra dalam proses penyelasaian pandemi. Saya kira tanpa harus secara terbuka Indonesia harus melakukan kemitraan ini untuk recovery semua hal,” pungkasnya.(Hwa)

BERITA REKOMENDASI