Arus Balik Mulai Ramai, Ketua Organda Prihatinkan Harga Tiket ‘Selangit’

Editor: Agus Sigit

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Tiket bus malam atau AKAP (Antar Kota Antar Provinsi)  arus balik dari Wonogiri ke Jabodetabek sudah ludes terjual hingga pemberangkatan Minggu (8/5) mendatang. Tingginya angka permintaan mengakibatkan harga tiket tidak terkontrol lagi.

“Kasihan masyarakat sebagai konsumen karena ada perubahan bus AKAP yang diduga menjual tiket hingga Rp 600 ribu perkursi (penumpang),” ungkap Ketua Organisasi Angkatan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, kepada KRJOGJA.com, Jum’at (6/5) sore.
Menurut dia, perusahaan otobis (PO) yang aji mumpung dalam menjual tiket arus balik tersebut umumnya PO dari luar daerah yang trayeknya melewati daerah Wonogiri.
“Kalau anggota kami yang notabene PO milik putra daerah atau lokal Wonogiri jelas tidak mungkin, karena pasti ‘rikuh’ (malu) dengan sesama pengusaha lokal,” tandas Ketua Organda.
Mulai ramainya penumpang arus balik Wonogiri-Jabodetabek dibenarkan direktur PO Tunggal Dara Wonogiri, Darmono, saat dihubungi via ponsel. Disebutkan, saat ini tidak bisa lagi calon penumpang membeli tiket secara mendadak atau spontan.
“Umumnya mereka sudah pesan minimal tujuh hari sebelum pemberangkatan. Bahkan banyak pemudik yang langsung pesan tiket arus balik saat mereka baru tiba dari Jabodetabek sebelum Lebaran itu,” tutur dia sembari menambahkan untuk pemberangkatan hari Jum’at tadi pihaknya memberangkatkan 13 armada bus malam PT Tunggal Dara Group.
Kalangan agen bus malam atau AKAP di daerah Wonogiri memprediksi puncak arus balik paska Lebaran dari daerahnya bakal terjadi Sabtu dan Minggu (8/5). “Soalnya hari Senin  pekan depan harus sudah masuk kerja, dan bagi anak yang sekolah juga harus sudah masuk (sekolah),”  terangnya.(Dsh)
Caption : Kepadatan penumpang arus balik dari terminal induk Giri Adipura Wonogiri, Jumat (6/5). (Foto Djoko Santoso HP)

BERITA REKOMENDASI