Arus Lebaran Selesai, Tol Soker Ditutup Lagi

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Operasional jalur tol Solo-Kertosono (Soker) dari arah Sragen menuju Ngawi, Jatim resmi ditutup per 25 Juni 2018. Penutupan dilakukan seiring selesainya musim arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Hal itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasat Lantas AKP Dani Permana Putra, Selasa (26/06/2018). Menurut Dani, seiring arus balik yang sudah mulai berkurang, akhirnya diputuskan operasional Tol Soker hanya akan dibuka untuk Colomadu sampai Sragen saja dan sebaliknya.

"Sedangkan jalur dari Sragen menuju Ngawi akan ditutup. Ini juga berkaitan dengan operasi ketupat candi yang berakhir pada tanggal 24 Juni pukul 24.00 WIB. Dengan demikian jalur je Ngawi ditutup dan hanya sampai di Pungkruk, Sragen saja," ujarnya.

Dani menguraikan, penutupan jalur ke Ngawi juga dikarenakan kondisi jalur tol yang memang belum maksimal. Sejauh ini masih banyak penggal jalan di jalur Tol Soker Sragen sampai Ngawi yang masih dalam pengerjaan sehingga tidak dapat digunakan.

"Kondisinya banyak penggal jalan atau persimpangan yang belum bisa digunakan dan sangat membahayakan pengendara. Sehingga keputusannya ditutup sementara sampai ada pengumuman lebih lanjut dari pengelola tol," tandasnya.

Menurut Dani, pihaknya belum bisa memastikan kapan tol Soker tersebut akan dibuka kembali. Yang pasti masih menunggu pengumuman dari pihak pengelola jalan tol. Hanya saja pembangunan tinggal menyisakan sedikit di beberapa titik sehingga dimungkinkan tol Soker ruas Solo-Ngawi akan diresmikan dan dioperasionalkan dalam waktu dekat.

Sementara, selama dibuka pada arus Lebaran lalu, Tol Soker terbukti banyak dimanfaatkan para pemudik. Berdasarkan data kepolisian, rata-rata dalam satu menit ada sebanyak 60 kendaraan yang melintas dari arah timur ke barat di ruas tol Soker.

"Adanya jalan tol cukup membantu arus Lebaran lalu. Selama arus mudik dan balik, terjadi satu kecelakaan di akses tol melibatkan mobil Carry. Penyebabnya karena ban pecah dan tedapat beberapa korban luka," tambah Dani. (Sam)

BERITA REKOMENDASI