Bangkitkan Koperasi dan UMKM, Pelaku Usaha Digelontor Rp1,460 Miliar

Editor: Agus Sigit

Karanganyar-Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop) Karanganyar menyerahkan bantuan hibah ke 63 kelompok UKM dan empat koperasi senilai Rp 1,460 miliar. Diharapkan dengan adanya bantuan hibah ini dapat membantu pemulihan ekonomi khususnya bagi para pelaku UKM yang terdampak semenjak pandemi.

“Harapannya dengan bantuan ini, koperasi bisa bangkit lagi. Ini buat modal pinjaman bergulir dan usaha koperasi lainnya. Sedangkan kelompok UKM ini menambah modal usaha. Ada usaha warungan, PKL dan sebagainya,” kata Kepala Disdagnakerkop UMKM Karanganyar, Martadi kepada wartawan, Jumat (5/11).

Dikatakannya, mereka yang mendapat dana hibah lolos verifikasi administrasi maupun faktual. Yakni memiliki badan usaha untuk koperasi dan memiliki tempat usaha bagi pelaku UKM. Terpenting, ber-KTP atau domisili Kabupaten Karanganyar. Besaran bantuan bervariasi mulai puluhan juta rupiah sampai ratusan juta rupiah.

“Tahun ini, hibah itu ditangani OPD. Berlainan dibanding tahun kemarin yang ditangani Badan Keuangan Daerah,” katanya.

Martadi mengatakan telah menyiapkan skenario pengawasan dan tim pendampingan bagi penerima hibah dalam menyusun rencana belanja dan pelaporan penggunaan dana hibah.

“Penerima menandatangani pakta integritas, wajib menyelesaikan SPj sekian hari serta sanksi jika melanggar ketentuan. Sanksinya dicoret dari daftar calon penerima bantuan,” katanya.

Sementara itu dalam penyerahan bantuan di aula Bank Jateng Karanganyar, Bupati Juliyatmono mengingatkan kepada para pelaku usaha untuk tidak mengabaikan prokes dalam usahanya. Ia juga mengimbau bantuan yang diterima dapat dipergunakan untuk menambah modal usaha.

“Saya atas nama Pemerintah turut gembira melalui Disperindagkop ini dapat memberikan bantuan kepada  kelompok UKM. Saya ingatkan kembali untuk para pelaku usaha dalam membuka rumah makan ataupun warung dan sebagainya tetap mematuhi protokol kesehatan utamanya menggunakan masker,” pesan Bupati. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI