Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga Ngringo

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Luapan Sungai Bengawan Solo menggenangi puluhan rumah di Dusun Daleman Desa Ngringo Kecamatan Jaten. Sebagian warga terdampak memilih bertahan di rumah masing-masing.

Permukiman di wilayah Rt 07/Rw VI tersebut dikepung air mulai Rabu (03/02/2021) pukul 23.00 WIB. Kaum renten seperti manula dan balita diungsikan dulu sedangkan kaum pria dewasa menyelamatkan benda berharganya.

Ketua Rt Desa Ngringo, Budi HS mengatakan ketinggian air mencapai 1 meter lebih di lokasi terparah. Terdapat 25 rumah tergenang banjir.

“Ada 42 KK atau 168 jiwa. 25 bangunan rumah tergenang banjir ditambah 1 musala dan 1 gudang. Warga diangkut menjauh dari rumahnya ke tempat aman dengan bantuan perahu karet oleh tim SAR. Saat ini, sebagian sudah kembali,” kata Budi di lokasi banjir, Kamis (04/02/2021).

Tim relawan masih bersiaga di sekitar perkampungan terdampak pada Kamis pagi seiring bantuan logistik dari berbagai sumber mulai didistribusi ke kampung tersebut. Lebih lanjut dikatakan Budi, warga yang bertahan di rumahnya diminta segera mengungsi jika sewaktu-waktu level permukaan sungai kembali kritis.

Kades Ngringo, Widodo mengatakan banjir menggenangi tiga titik di wilayahnya. Hanya saja, dua lokasi lain bukan permukiman.

“Tiap musim hujan, di sini pasti banjir. Lokasinya memang di bantaran Bengawan Solo. Belum ada rencana relokasi,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto mengatakan telah menyiagakan personel di Daleman. Anggotanya menyiapkan logistik bagi korban serta mendata kerugian. Mengenai pencegahan banjir secara permanen, ia berharap Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) segera merespons.

“Pembangunan talud atau parapet di sini kewenangan BBWSBS. Warga terdampak juga bukan sekali dua kali kebanjiran. Saat ini kami memastikan bahwa kebutuhan warga selama banjir terpenuhi,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI