Bantu Keberlangsungan Usaha, 20 Ribu UMKM Sukoharjo Tunggu Bantuan Modal

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sekitar 20 ribu lebih pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sukoharjo menunggu bantuan modal usaha dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut kemungkinan masih bertambah karena tingginya minat pelaku UMKM mendapat bantuan ditengah pandemi virus corona. Modal yang diberikan pusat diharapkan dapat membantu keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Kamis (13/8) mengatakan, sudah ada sekitar 20 ribu lebih pelaku UMKM mendaftarkan diri untuk mendapat bantuan modal usaha dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut berasal dari pendaftar tahap pertama 8.000 UMKM dan sisanya mendaftar di tahap kedua. Para pelaku UMKM tersebut nantinya masih menunggu proses lanjutan berupa pemeriksaan kelengkapan dan verifikasi dari pusat.

“Jumlah UMKM yang mendapat sangat banyak, ada sekitar 20 ribu lebih dan kemungkinan masih bisa bertambah. Animonya memang tinggi untuk dapat bantuan modal pusat,” ujarnya.

Dalam proses pendaftaran petugas melakukan pelayanan secara online terhadap pelaku UMKM. Antrean panjang dan berdesakan sudah diantisipasi sesuai dengan protokol kesehatan penanganan pandemi virus corona. Meski online, namun Sutarmo menegaskan pelayanan penuh sudah dilakukan dan pelaku UMKM resmi terdaftar.

“Posisi sekarang memang masih ada pelaku UMKM mendaftarkan diri ke dinas kami. Selanjutnya kami tampung dan datanya disetorkan ke pusat,” lanjutnya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo memperkirakan jumlah pelaku UMKM yang mendaftarkan diri nanti bisa tembus diatas 21 ribu. Kemungkinan tersebut muncul karena hingga sekarang jumlahnya terus meningkat karena tingginya minat mendaftar.

“Bantuan modal usaha nanti jadi kewenangan penuh pusat dengan dilakukan verifikasi. Apakah pelaku UMKM itu layak dapat bantuan atau tidak. Jadi data harus valid termasuk cek ke lapangan,” lanjutnya.

Rencananya pemerintah pusat akan memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM sebesar Rp 2,4 juta. Bantuan diberikan untuk membantu pelaku UMKM menjalankan usaha ditengah pandemi virus corona.

Koordinasi terus dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo dengan pemerintah pusat terkait program bantuan modal usaha pelaku UMKM. Petugas juga memperbanyak sosialisasi ke pelaku UMKM agar mereka memahami adanya program bantuan tersebut dari pemerintah pusat.

“Di Sukoharjo sebelumnya sudah ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupa bahan baku kepada banyak pelaku usaha makanan melalui program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE),” lanjutnya.

Adanya banyak berupa bahan baku makanan dan modal usaha diharapkan membantu pelaku UMKM bertahan. Sebab ditengah kondisi pandemi virus corona seperti sekarang banyak pelaku UMKM mendapat kendala salah satunya keterbatasan modal.

Ketua TP PKK Sukoharo Etik Suryani mengatakan, pelaku UMKM di Sukoharjo harus memanfaatkan betul bantuan modal usaha yang akan diberikan pemerintah pusat. Sebab bantuan tersebut sangat besar menfaatnya untuk keberlangsungan usaha pelaku UMKM.

“Jumlah UMKM di Sukoharjo sangat besar. Kami minta dinas memfasilitasi agar pelaku UMKM tidak ketinggalan informasi terkait bantuan dan diharapkan bisa menerima bantuan untuk keberlangsungan usaha,” ujarnya.

Etik mengatakan, sangat berharap semua usaha yang dijalankan UMKM di Sukoharjo tetap bisa berjalan ditengah pandemi virus corona. Sebab keberadaan UMKM sangat penting dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI