Bantuan Hibah Sasar Peternak Karanganyar

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pemkab Karanganyar memberi bantuan modal ternak tahap II tahun 2019 senilai Rp 7 miliar. Pemberian modal usaha ternak diyakini mampu mengurangi angka kemiskinan.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroch mengatakan bantuan itu menyasar ke 78 kelompok peternak sapi, 32 kelompok peternak kambing atau domba, 11 kelompok peternak kelinci, empat kelompok peternak ikan dan tujuh kelompok peternak unggas.

"Bantuannya ke kelompok. Bukan perorangan. Kelompok itupun bukan tiba-tiba ada. Tapi yang lolos seleksi dari kelembagaannya," kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Karanganyar, Siti Maesyaroch kepada KR di aula Bank Jateng, Senin (30/12).

Pemberian bantuan akan ditakar keberhasilannya oleh mantri ternak pada 2020 mendatang. Diberlakukan administratif bantuan cukup ketat. Usai lolos verifikasi faktual, pemohon dikumpulkan ke aula tersebut untuk diberi penjelasan teknis penggunaan dana. Mantri ternak juga membuka konsultasi bagi penerima bantuan yang belum memahami mekanismenya.

"Jika menyelewengkan dana, akan berhadapan dengan aparat penegak hukum. Bantuan itu tidak boleh dijual. Tapi anakannya boleh," katanya. 

Sampai saat ini, populasi sapi tercatat 36 ribu ekor. Melalui hibah ternak, diharapkan bertambah hingga 800 ekor. Pada hibah tahap I, Disnakan Karanganyar menyerahkan bantauan hibah dengan total sebesar Rp 6,1 miliar kepada 78 kelompok ternak sapi, 17 kelompok ternak kambing/domba, 7 kelompok ternak lele dan 3 kelompok ternak itik. Bantuan hibah diwujudkan dalam bentuk uang yang ditransfer melalui rekening Bank Jateng
Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono memperkirakan jumlah warga miskin diperkirakan 80 ribu jiwa atau 400 orang tiap desa. Totalnya ada 177 desa/kelurahan di Karanganyar. 

"Angka kemiskinan turun 1 digit menjadi 9 koma. Sebelumnya 10,01 persen pada 2018. Pemkab kemudian melakukan akselerasi penurunan angka kemiskinan melalui intervensi semua program di OPD. Di Dinas Peternakan, dilakukan dengan pemberian modal usaha," katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI