Banyak Bencana, Pedagang Pasar Tawangmangu Kompak Bantu Sayuran

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pedagang Pasar Tawangmangu memiliki cara sendiri membantu meringankan korban bencana alam di Jateng-DIY. Tak hanya menyumbang uang tunai, namun juga dagangannya berupa sayuran segar seperti kacang panjang, mentimun, kubis dan wortel.

“Para sukarelawan yang mengumpulkan donasi, awalnya bergerak dari seputaran pintu masuk Grojogan Sewu sampai ke bawah, yakni di Pasar Tawangmangu. Cukup banyak sumbangan yang akan dikirim ke saudara-saudara kita korban banjir. Sampai ke Pasar Tawangmangu, rombongan sukarelawan berinisiatif masuk ke sana. Ternyata respons pedagang sangat bagus,” kata Camat Tawangmangu, Rusdiyanto kepada KRJOGJA.com, Rabu (6/12/2017).

Tak sedikit pedagang pasar tradisional itu yang berjualan di los dan kios, merelakan sebagian dagangannya untuk disumbangkan. Para sukarelawan pengumpul donasi memang tidak mematok jenis bantuan, sehingga dengan senang hati menerimanya. Sayur mayur itu dikumpulkan di pelataran pasar sebelum diangkut menggunakan mobil angkutan penumpang dan barang pada Selasa malam.  

“Ada sekitar 100 pedagang pasar menyumbang sayuran. Semalam diangkut mobil Grandmax, isinya sampai penuh. Rencananya, dikirim  ke warga korban banjir di Karangtengah, Wonogiri. Kami juga mengumpulkan pakaian pantas pakai,” katanya.  

Pemilihan lokasi penyaluran bantuan ke wilayah Karangtengah bukan tanpa alasan. Camat bersama komunitas sukarelawan di bawah koordinasi Masyarakat Tawangmangu Peduli (Mantap) memastikan wilayah itu masih kurang uluran tangan. Sejumlah komunitas yang bergerak di aksi sosial ini seperti Baitul Mal, Trauma, FKPM, Soulmate, Ivet dan Karang Taruna Tawangmangu.  

“Sudah survei lokasi paling tepat penyaluran bantuan. Dalam pengumpulan sumbangan, sengaja bergerak bersama-sama, jangan sampai sendiri-sendiri. Maka dari itu pengumpulan donasinya juga serentak mulai Minggu (3/12/2017) kemarin,” katanya.  

Selain mengirimkan bantuan logistik makanan, sukarelawan asal Tawangmangu juga membantu tenaga dengan meluncur ke lokasi terdampak. (Lim)

BERITA REKOMENDASI