Banyak Petani Belum Tahu, Subsidi Pupuk Dipangkas 40 Persen

Ia menyarankan petani merealokasi RDKK supaya menyiasati pengurangan subsidi. Sebab di sebagian daerah, jatahnya justru melebihi kebutuhan riil.

Sementara itu petani asal Jaten, Supriyono mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi di masa tanam (MT) ke tiga tahun ini. Kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi sudah dua bulan terakhir. Kelangkaan pupuk ini kian menjadi karena hampir semua petani tidak dapat mencari keberadaan pupuk di pasaran.

“Pupuk sangat sulit sekali nyarinya. Sampai di luar daerah tetap juga tidak dapat,” katanya.

Ketua Gapoktan Tani Maju Kecamatan Jaten ini mengaku petani sangat kesulitan untuk bisa memenuhi kebutuhan pupuk. Sementara para petani sudah terlanjur tanam.

“Kami sudah buru kemana saja tetap tidak ada. Terpaksa beli pupuk non subsidi meski harganya jauh lebih mahal. Sebenarnya tidak sebanding dengan harga jual pas panen nanti,” lanjut dia. (Lim)

BERITA REKOMENDASI