Baru Selesai Dibangun, Bangunan Embung Kedung Jeruk Ambrol

SRAGEN, KRJOGJA.com – Bangunan embung Kedung Jeruk di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Sragen, dilaporkan ambrol diterjang luapan air. Padahal, embung yang dibangun dengan dana APBD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 3.8 Miliar ini baru diserahterimakan dari rekanan pelaksana proyek atau provisional hand over (PHO) pada 25 Desember 2019 lalu.

Tidak hanya itu, bangunan talud yang menopang embung juga sudah retak meski baru saja selesai dibangun beberapa pekan lalu. Menurut Kades Pengkok, Sugimin Cokro, bangunan embung itu ambrol beberapa hari lalu akibat guyuran hujan deras dengan intensitas tinggi. Ia tak mengetahui persis bangunan embung itu proyek dari dana apa.

Tapi Kades yang barusaja dilantik itu memastikan bahwa itu bukan proyek dari dana desa. "Yang lebih tahu tentunya Kades yang lama. Tapi yang jelas ini proyek tahun 2019 dan belum lama selesai. Kemarin ambrol karena hujan deras. Kalau anggarannya, kami dengar hampir Rp 3,8 miliar," ujarnya.

Sugimin menuturkan ambrolnya embung memang tidak akan berdampak langsung terhadap permukiman atau warga. Hanya saja, hal itu juga mendatangkan kekhawatiran terutama jika nanti sudah berisi air. "Kemarin kami bersama BPD Desa juga sudah mengecek kondisi embung dan titik yang ambrol. Sementara kami juga bingung mau melapor ke mana karena status proyeknya apakah dari dana provinsi atau kabupaten," terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Petaan Ruang (DPUPR) Sragen, Marija mengaku ambrolnya embung hanya pada bangunan bagian luar, bukan pada bangunan inti embung. Kerusakan itu juga langsung diperbaiki oleh pihak rekanan pelaksana proyek. "Jadi kami pastikan bukan bangunan embungnya yang rusak, tapi hanya bagian luar akibat tergerus air hujan dari saluran irigasi. Kerusakan juga langsung diperbaiki," ujarnya. (Sam) 

BERITA REKOMENDASI