Bawaslu Ikut Awasi Pilkades

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ikut andil mengawasi tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang III pada Maret 2020. Institusi ini tidak langsung masuk di kepanitiaan pilkades, namun pemberian edukasi calon pemilih. 

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliasturi, menyampaikan edukasinya tentang politik uang, berbagi pengalaman penanganan kasus selama pemilihan umum, dan lain-lain. Edukasi itu disampaikannya melalui sosialisasi ke Desa Pengawasan dan Desa Antipolitik Uang. Sosialisasi juga menyasar ke kelompok masyarakat seperti pelajar, gapoktan, pegiat media sosial dan di wilayah perbatasan antarkabupaten.

Nuning menilai praktik politik uang akan lebih terlihat saat pilkades ketimbang pemilu lain, seperti pilkada, pilpres, dan pemilu legislatif. Oleh karena itu, Nuning mengingatkan panitia pilkades menggandeng polisi apabila menemukan bukti praktik politik uang.

"Kita memang bukan pihak yang ditugasi mengawasi pilkada di kabupaten lain, atau pilkades di Karanganyar. Namun ikut mengajak dilakukan berbagai cara pengawasan ke instansi lain seperti kepolisian dan panitia pemilu," katanya kepada KR, Minggu (29/12). 

Tujuh desa di Karanganyar akan menyelenggarakan pilkades serentak gelombang III pada 11 Maret 2020. Tujuh desa itu Desa Berjo di Kecamatan Ngargoyoso, Desa/Kecamatan Karangpandan, Desa Gebyog dan Desa Pendem di Kecamatan Mojogedang, Desa Tuban di Kecamatan Gondangrejo, Desa Dawung di Kecamatan Matesih, dan Desa Kaling di Kecamatan Tasikmadu.

Bawaslu Karanganyar juga bekerja sama dengan bawaslu yang wilayahnya menyelenggarakan pilkada serentak pada 2020. Bawaslu Karanganyar sebatas memantau kegiatan calon kepala daerah maupun tim sukses di wilayah Karanganyar.

"Jika daerah kami juga dijadikan ajang sosialisasi calon peserta Pilkada yang bertemu pemilihnya di wilayah kami. Sebab biasanya ada saja calon yang memilih ketemuan di Tawangmangu atau daerah lain di Karanganyar karena dinilai lebih aman,’’ kata Nuning.

DIa menyebut masyarakat dapat mempelajari Buletin Bawaslu Karanganyar edisi kedua yang berisi rangkuman hasil pengawasan pemilu 2019 serta peluncuran buku perdana Bawaslu yang bertajuk 'Gerbang Demokrasi Di Bumi Intanpari'. Dengan pembahasan terkait perjalanan pemilu dan ide-ide kreatif untuk demokrasi yang akan datang, baik tentang penindakan sengketa, melawan politik uang, sosialisasi mengelola SDM, daftar pemilih tetap yang selalu bermasalah serta kreatifitas dalam kegiatan pengawasan maupun sekretariatan. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI