Baznas Karanganyar Optimalkan ZIS Non PNS

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Berpredikat terbaik se-Jawa Tengah dalam pengelolaan dana umat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar lebih percaya diri menarik zakat, infaq dan sadaqoh (ZIS) kalangan profesional non PNS. 

"Pengumpulan ZIS dari dokter, notaris, dan bidan melalui organisasinya masing-masing, bakal lebih diseriusi. Selama ini, kalangan PNS yang membayar secara rutin lewat Baznas. Ke depan, tak perlu ragu menyalurkannya melalui Baznas Karanganyar. Kami memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari akuntan publik independen. Selain itu, memenangi Baznas Jateng Award," kata Wakil Ketua Baznas Karanganyar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iskandar kepada KR, Kamis (1/8). 

Terkait penghargaan dari Baznas Jawa Tengah, Baznas Karanganyar meraih juara umum. Kategori yag diraih ialah dukungan sarana dan prasarana sekretariat Baznas Karanganyar, pengimpunan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS), Kategori dukungan kepala daerah dalam kemajuan Baznas dan dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Dengan penghargaan ini, ia berharap menjadi pendorong pengumpulan zakat akan terus dilakukan optimal. Sehingga pendistribusiannya mampu membawa kesejahteraan lebih baik dan berkah. 

"Itu yang ingin kita tunjukan. Kemulian orang bersedekah, besar manfaatnya untuk masyarakat. Mudah-mudahan menjadi pemacu semangat untuk giat lebih baik lagi. Karena tantangan masih besar dan peluangnya juga masih besar untuk dioptimalkan," tuturnya.

Pemkab Karanganyar mendukung inovasi Baznas Karanganyar dalam mengelola dana umat dan mendistribusinya. 

“Pertama saya mengucapkan Alhamdulillah. Niat kami menghimpun dan mengelola zakat untuk mensejahterakan masyarakat. Niat berbagi ini, substansinya adalah berbagi dan belajar untuk ikhlas,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (Lim)

BERITA REKOMENDASI