Begini, Pesan Din Syamsuddin untuk Mahasiswa Baru UMS

SOLO, KRJOGJA.com –  Prof Dr Din Syamsuddin menyakinkan kepada sekitar 8.000 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mengikuti Masa Taaruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Selasa (14/8) untuk aktif berorganisasi. 

"Aktif berorganisasi tidak menghambat studi mahasiswa. Aktif berorganisasi justru mengasah untuk menjadi penimpin," jelas

Prof Din menyampaikan itu karena masih ada sebagian orang tua yang wanti-wanti melarang anaknya ikut organisasi. Mereka kawatir takut kuliahnya terganggu. Padahal sesungguhnya tidak. Berorganisasi justru mengasah mahasiswa menjadi calon pemimpin. "Kalau dulu saya nggak aktif organisasi tidak mungkin terpilih jadi ketua PP Muhammadiyah."

BACA JUGA :

Rektor UMS Raih Gelar Guru Besar

Muhamamdiyah Purworejo Komitmen Bermaslahat untuk Umat

Ia meminta kepada mahasiswa dalam beraktivitas didasari dengan keikhlasan. Begitu pun yang mau bergabung ke IMM harus ikhlas. Jangan terpaksa. "IMM perlu kader yang punya kesadaran. Bukan paksakan. Ke depan mereka dicetak menjadi cendikiawan muslim yang mampu berperan di tingkat nasional maupun internasional."

Sementara rektor Prof Dr Sofyan Anif MSi menambahkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UMS semakin meningkat. Salah satunya bisa dilihat minat yang ingin menjadi mahasiswa. Dari luar negeri juga terus bertambah yang ingin menempuh studi di UMS. "Ini yang mengangkat UMS masuk rangking 5 perguruan tinggi muslim dunia. Ini yang pertama dari unirank."

Selain prestasi yang dicatat di QStar, kata Prof Anif, pertimbangan lainnya karena banyaknya mahasiswa asing dari Timur Tengah. Di Indonesia banyak perguruan tinggi Islam, tapi jumlah mahasiswa asingnya nggak banyak. Kalau dengan UMS. (Qom)

       

BERITA REKOMENDASI