Belajar Berwirausaha , Pelajar Produksi Keripik Pelepah Pisang

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com -Pelepah pisang, daun kelor dan daun pegagan yang semula hanya dibiarkan membusuk, kini dimanfaatkan menjadi bahan makanan olahan. Para pelajar SMKN Jenawi, Karanganyar menjualnya dalam bentuk keripik.

“Bisa dibilang, bahannya tinggal ambil. Enggak beli. Tersedia melimpah di kebun. Modal untuk bahannya nol rupiah,” kata siswa kelas XI TKR 1 SMKN Jenawi, Catur Prasetyo kepada KR belum lama ini.

Dengan didampingi seorang staf TU bernama Heri Prihatin Sari Utomo, ia mengajak 10 temannya menekuni usaha itu. Mereka dari kelas X dan XI jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Akuntansi (AK).

Modal awalnya Rp2 juta untuk membeli bahan pendukung seperti minyak goreng, bahan bakar, bumbu, alat dapur dan mengupah buruh dapur. Kemudian mengemasnya di kantung plastik ziplock. Penjualan secara konvensional dan modern ditempuh para pelajar ini. Harga per bungkus Rp 10 ribu. Mereka menitipkannya di warung ternama supaya ikut laris. Selain itu juga menjualnya secara daring.

Heri menjelaskan produksi makanan ringan oleh para pelajar diawali keresahan mereka selama belajar daring. Sebelas siswanya bukan dari keluarga berkecukupan. Penghasilan orangtua hanya cukup buat makan sehari-hari. Sehingga, membutuhkan tambahan uang membeli kuota internet. Dari modal awal Rp 2 juta yang diberikannya, geliat usaha lumayan lancar. Hingga sekarang menginjak bulan keempat, omzetnya sudah dapat membiayai dua buruh dapur. Selain itu, per pekan bisa mengantongi keuntungan bersih Rp1,7 juta dari omzet Rp4,5 juta per bulan.

“Per anak per pekan dapat Rp100 ribu. Lumayan bisa beli kuota internet. Belajar daring juga lebih lancar,” katanya.

BERITA REKOMENDASI