Belasan Lapak PKL Sangkrah Dibongkar

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) semi permanen di sekitar simpang empat Sangkrah, dibongkar karena berada pada kawasan terlarang, kendati mereka telah menempati lokasi tersebut lebih dari 10 tahun. Lahan yang semula ditempati PKL, akan dikembalikan sesuai fungsi semula, sebagai saluran air, jalur lambat, serta taman kota.

Menjawab wartawan, di Balaikota, Selasa (4/7), Kepala Dinas Perdagangan, Subagyo, mengungkapkan, sosialisasi pembongkaran lapak PKL telah disosialisasikan sejak tiga bulan lalu. Semula, pembongkaran dijadwalkan sebelum bulan Ramadhan, namun para PKL menghendaki eksekusi dilakukan seusai Lebaran. Para PKL yang terkena pebertiban, dipindahkan ke Pasar Notoharjo, sesuai dengan jenis dagangan mereka berupa barang-barang bekas.

Proses pembongkaran lapak tak banyak mengalami kesulitan, jelas Subagyo, sebab sesuai dengan kesepakatan yang telah terjalin dalam proses negosiasi yang memakan waktu hingga tiga bulan. Keberadaan tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam proses pembongkaran, tak lebih sebagai pemantauan dan membantu PKL membongkar lapak dan memindahkan barang dagangan ke tempat baru yang telah disiapkan.

Sementara untuk mengantisipasi kemungkinan para PKL kembali menggelar dagangan ke tempat semula, ataupun kehadiran PKL baru, Subagyo mengaku telah meminta bantuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk melakukan pengawasan. Setiap kali menemukan tanda-tanda kemunculan PKL baru, Satlinmas diberikan kewenangan untuk melakukan langkah antisipasi dengan pelarangan. (Hut)

BERITA REKOMENDASI