Belasan Ribu lkan Gajahmungkur Mati, Terkena Dampak ‘Upwelling’

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI, KRJogja.com – Kalangan petani karamba di Waduk Gajahmungkur Wonogiri, bernasib buntung. Pasalnya usaha mereka dihantam perubahan iklim yang ekstrim sehingga menimbulkan ‘upwelling’ yakni kotoran di dasar waduk teraduk dan naik ke permukaan. Akibatnya, belasan ribu ikan karamba mati.

Ketua Kelompok Tani Ikan Nila Kencana Wonogiri, Sugiyanto, Senin (21/6) siang, mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah hujan terus menerus di musim kemarau akhir akhir ini. “Dua hari nonstop sejak Sabtu lalu mengakibatkan ikan-ikan pada mati,” kata dia.

Jumlah ikan yang mati dari kelompok tani ikan Nila Kencana saja ditaksir mencapai 1,5 ton. Kelompok tersebut beranggotakan 20 orang. “1,5 ton itu hanya dari empat orang (anggota kelompok). Kalau dari petani lain saya kurang tahu,” ujar Sugi.

Adapun ikan yang mati sebagian besar berumur sekitar 3 bulan, atau hampir panen. Para pemilik karamba, katanya, mengalami rugi besar karena harga ikan nila saat sekarang Rp 25.000 per kilogram. “Kalau dikalikan 1,5 ton hampir Rp 40 juta ruginya,” tuturnya.-(Dsh)

BERITA REKOMENDASI