Belum Lengkap, Berkas Kasus Penipuan Umrah Dikembalikan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Berkas kasus dugaan penipuan umrah dikembalikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo ke penyidik Polres Sukoharjo. Pengembalian dilakukan karena berkas dianggap belum lengkap dan masih ada sejumlah kekurangan.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba, Rabu (24/5) mengatakan, pengembalian berkas dilakukan Kejari Sukoharjo dengan memberikan catatan kepada penyidik Polres Sukoharjo. Tersangka kasus tersebut yakni, Suyamto (36) warga Teras, Boyolali.

Penyidik Polres Sukoharjo sudah mengirimkan berkas kasus dugaan penipuan umrah tahap pertama ke Kejari Sukoharjo beberapa waktu lalu. Sedangkan pengembalian dilakukan Kejari Sukoharjo ke penyidik Polres Sukoharjo sekitar tiga hari kemarin.

“Terus kami lakukan koordinasi dengan Kejari dan kami juga melakukan usaha kelengkapan berkas kasus umrah,” ujarnya. 

Kejari Sukoharjo memberikan cukup banyak catatan kepada penyidik Polres Sukoharjo. Namun catatan tersebut ditegaskan AKP Rifeld bisa dipenuhi. “Ada tiga saksi yang telah diperiksa dan akan didalami sehingga pasal yang disangkakan terpenuhi,” lanjutnya.

Polres Sukoharjo awalnya menerima laporan dari para korban pada November 2016 lalu. Korban yang melapor ke Polres Sukoharjo yakni Paryanto dan total 149 korban jamaah haji dan umrah. Seluruh korban telah membayar uang tunai ke pihak perusahaan yang dikelola tersangka yakni PT Semesta Nusantara Bakti di Ruko Kartasura Blok B 10 di Jalan Ahmad Yani, Kartasura. (Mam)

 

 

BERITA REKOMENDASI