Belum Terdata Pemilih Pilkada 2020, Warga Diminta Melapor

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Warga diminta aktif melaporkan ke petugas apabila belum terdata sebagai pemilih dalam Pilkada 2020. Hal itu dilakukan agar hak memilih mereka tetap terlindung pada penyelenggaraan pemilu. Disisi lain, pemerintah desa di Kecamatan Kartasura juga sudah aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan menggelar uji publik data pemilih sementara (DPS) yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo.

Kepala Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura Dwi Nuryanto, Sabtu (26/9), mengatakan, uji publik terhadap DPS Pilkada 2020 sudah digelar dengan melibatkan petugas terkait. Disisi lain, Pemerintah Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura juga sudah aktif melakukan sosialisasi dengan meminta warga aktif melihat data dan melaporkan apabila belum terdata sebagai pemilih Pilkada 2020.

“Petugas terkait sudah dilibatkan termasuk pula sampai ke RT/RW diminta aktif memberikan informasi ke warga terkait DPS Pilkada 2020. Harapannya tidak ada warga tercecer tidak masuk dalam data pemilih,” ujarnya.
Kepala Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Budiyono mengatakan, Pemerintah Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura sudah menempel DPS Pilkada 2020 di papan pengumuman desa. Tujuannya agar bisa dilihat masyarakat dalam rangka persiapan menghadapi pemilu. Pemerintah desa juga sudah aktif bersama petugas memberikan sosialisasi dan meminta warga aktif melapor apabila belum masuk dalam data pemilih.

“DPS sudah diumumkan ke masyarakat dan diharapkan ada keaktifan melapor. Sebab bisa saja ada perubahan data seperti warga baru karena masuk atau pindah ke Pucangan, Kartasura, meninggal dunia, peralihan status dan baru berusia 17 tahun,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI