Belum Terdata Pemilih Pilkada 2020, Warga Diminta Melapor

Editor: KRjogja/Gus

Budiyono mengatakan, sudah ada beberapa pengurus RT/RW memberikan laporan ke pemerintah desa dan diteruskan petugas terkait perubahan data pemilih Pilkada 2020. Salah satunya seperti ada warga yang meninggal dunia sehingga harus dicoret dari daftar pemilih.

“Ada juga informasi warga luar masuk atau pindah ke Sukoharjo seperti dibeberapa kompleks perumahan. Dan itu akan dicek lebih dulu petugas terkait,” lanjutnya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, mengatakan, data pemilih dalam DPS dan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sudah ditetapkan dalam rapat pleno bersama pada Jumat (11/9) lalu. Dalam DPS diketahui total pemilih Pilkada 2020 sebanyak 662.436 pemilih, rinciannya, pemilih laki laki 327.424 pemilih dan perempuan 335.012 pemilih.

Jumlah pemilih paling banyak berada di Kecamatan Grogol 89.017 pemilih dan terendah Kecamatan Bulu 29.056 pemilih. Data tersebut diketahui setelah proses pencocokan dan penelitian (coklit) selesai dilakukan di masing masing kecamatan.

Data pemilih di kecamatan lain berdasarkan DPS Pilkada 2020 KPU Sukoharjo diketahui, Kecamatan Weru 44.287 pemilih, Kecamatan Tawangsari 42.898 pemilih, Kecamatan Sukoharjo 70.818 pemilih, Kecamatan Nguter 41.952 pemilih, Kecamatan Bendosari 47.031 pemilih, Kecamatan Polokarto 63.325 pemilih, Kecamatan Mojolaban 66.907 pemilih, Kecamatan Baki 51.189 pemilih, Keccamatan Gatak 38.995 pemilih, Kecamatan Kartasura 76.961 pemilih.

BERITA REKOMENDASI