Beraksi Dini Hari,Pencuri Meter Rugikan Pelanggan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Aksi pencurian meter air dialami puluhan pelanggan di aliran layanan PUDAM Tirta Lawu wilayah Karangpandan sampai Wonorejo, Gondangrejo. Aksi tersebut tak hanya merugikan aset pemerintah, namun juga membuat pelanggan resah. 

“Kejadiannya diperkirakan Senin (9/9) dini hari sampai jam 03.00 WIB. Pelaku mengambil meter air dengan cara merusak pipa,” kata Dirut PUDAM Tirta Lawu, Prihanto kepada wartawan, Senin (9/9). 

Pihaknya mendapat laporan para pelanggan yang mengeluh air tak mengalir. Selain itu, ditemukan bekas perusakan di meteran. Di lokasi, meter hilang menyisakan air terbuang sia-sia. 

“Airnya terbuang. Nyembur. Jika dihitung, ketugian tidak hanya meter air namun juga kehilangan air 40 liter selama berjam-jam,” katanya. 

Ia menghitung terdapat 22 pelanggan yang meteran airnya dicuri. Jika per meteran seharga Rp 75 ribu, maka aset hilang dicuri mencapai Rp 1.650.000. Prihanto memilih tidak melaporkan kerugiannya ke polisi. Ia menerjunkan petugas lapangan untuk berpatroli di jam-jam rawan tindak kriminal. 

“Baru kali ini terjadi. Sambungan meter air dirusak, kemudian ditelantarkan. Alatnya memang laku di loak karena terbuat dari kuningan,” katanya. 

Begitu mendapat laporan pencurian, petugas PUDAM langsung mengganti dengan meter baru di 22 titik tersebut. Prihanto mengatakan, air terbuang percuma juga berdampak pada penurunan debit ke pelanggan lain. 

Kepala Satpol PP Karanganyar mengimbau masyarakat melindungi meteran air dengan menutupnya rapat. Ia siap membantu personel saat patroli PUDAM. 

“Aksi pencurian terjadi karena ada kesempatan. Masyarakat perlu peduli dengan menggiatkan ronda malam,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI