Berantas Prostitusi, Kemukus jadi Pusat Wisata Religi

SRAGEN, KRjogja.com – Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku risih masih maraknya praktik 'esek-esek' di kawasan obyek wisata Gunung Kemukus, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Rencananya, Pemkab Sragen akan menata dan mengembangkan kawasan Kemukus menjadi obyek wisata religi. 

Menurut Yuni, rencana menata Kemukus itu terinspirasi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang berhasil menutup lokalisasi Dolly. "Perlu ketegasan memang untuk membongkar akar penyimpangan ritual wisata yang selama ini terjadi di sana (Kemukus). Kalau Bu Risma bisa, saya pikir Sragen juga harus bisa melakukannya," ujar Yuni, Jumat (1/9).

Yuni mengatakan, Pemkab Sragen akan mengalokasikan anggaran untuk membuat 'detail engineering design' (DED) penataan Gunung Kemukus dan kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO) tahun 2018. Nantinya Kemukus akan dibangun semacam Islamic Center sebagai penopang wisata religi. 

Terkait kondisi kawasan WKO yang juga rentan digunakan untuk praktik esek-esek

seperti di bangunan kosong kawasan Jatisongo, Sumberlawang, Yuni memberikan perhatian serius terhadap fenomena tersebut. 

"Kami akan sisir. Satpol PP harus patroli sampai sana, sehingga stigma negatif karena hal itu bisa diantisipasi. Fenomena itu terjadi karena pemerintah belum punya pola tepat untuk menanggulanginya," jelas dia. (Sam)

BERITA REKOMENDASI