Berpanas Mentari, Yuni Shara ‘Tampil’ di Solo Techno Park

SOLO (KRjogja.com) – Jauh dari glamour dunia artis, Yuni Shara bergelut dengan terik matahari dan debu mengujicobakan pengerasan jalan menggunakan sistem ecocure 21, di kawasan Solo Techno Park (STP), Selasa (30/8/2016). Tetap mengenakan kastum kasual, celana dipadu dengan blazzer warna hitam, artis kawakan ini sesekali mondar-mandir di areal ujicoba mengawasi proses pengerasan tanah sambl mendokumentasikan melalui smartphone.

Sistem pengerasan jalan menggunakan metode ecocure 21 memang relatif baru di Indonesia, jelas Yuni Shara, dan kali ini diujicobakan di Solo. Berbeda dengan pengerasan jalan konvensional yang menggunakan berbagai jenis meterial, seperti pasir, batu, tanah urug, aspal, semen dan sebagainya, jelasnya menjawab wartawan, metode ecocure 21 tak memerlukan dukungan batu ataupun pasir sebagai pondasi jalan.

Permukaan tanah pada jalan yang hendak diperkeras, cukup ditabur semen lalu dicampurkan hingga merata sebagaimana saat membuat adonan semen pasir, kemudian disiram dengan ecocure 21 yang telah dicampur dengan air. "Setelah itu, diguyur dengan air tanpa campuran apapun sebelum dipadatkan menggunakan stoom wales, dan dalam beberapa saat permukaan jalan sudah mengeras," ujarnya.

Tanpa finishing pun, sebenarnya jalan yang telah diperkeras sudah dapat difungsikan maksimal, hanya saja dapat mengalami pengikisan ketika tertimpa air hujan secara terus menerus dalam jangka waktu cukup lama. Kalau sistem ini diterapkan untuk jalan raya yang dilalui kendaraan berat, menurutnya harus diikuti dengan finishing berupa aspal dengan ketebalan menyesuaikan kondisi tanah. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI