Bertahan Level 2, Pemkab Sukoharjo Terus Berusaha Turunkan Status

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pemkab Sukoharjo terus berusaha keras menurunkan status level dari level 2 menjadi level 1. Status level 2 bertahan cukup lama hingga sekarang. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menaikan angka capaian vaksinasi virus Corona. Harapannya hingga Desember nanti semua sasaran bisa tuntas 100 persen tervaksin.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Selasa (9/11) mengatakan, status Kabupaten Sukoharjo masih bertahan level 2. Status tersebut bertahan cukup lama. Pemkab Sukoharjo terus berusaha menurunkan status level dari level 2 menjadi level 1. Berbagai upaya dilakukan untuk merealisasikan target tersebut dengan melakukan percepatan vaksinasi virus Corona.

“Sekarang masih bertahan level 2. Pemkab Sukoharjo terus berusaha. Harapannya level 1 bisa terpenuhi,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo berharap dukungan penuh semua pihak untuk menurunkan status level dengan melibatkan masyarakat. Sasaran vaksinasi virus Corona yang sudah terdata diminta untuk aktif dan kesadaran diri mendatangi lokasi vaksinasi virus Corona. Langkah tersebut diharapkan bisa menaikan angka capaian vaksinasi virus Corona. Sebab angka capaian vaksinasi virus Corona sangat berpengaruh pada perubahan status level daerah.

Etik Suryani juga meminta pada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Sebab dengan cara ini penyebaran virus Corona bisa ditekan.

“Disatu sisi angka capaian vaksinasi virus Corona harus naik. Disisi lain angka kasus virus Corona harus turun. Mudah-mudahan segera terealisasi,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo meminta pada semua pihak untuk mematuhinya. Sebab hal ini demi kepentingan bersama.

“Baik yang belum vaksin maka segera datangi pelayanan vaksinasi virus Corona. Selain itu protokol kesehatan juga wajib ditaati seperti memakai masker agar tidak terjadi penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo sudah meminta pada pihak terkait untuk membantu merealisasikan target vaksinasi virus Corona selesai Desember tahun 2021. Sebab dari ketersediaan vaksin virus Corona sudah ada dan dijamin pemerintah pusat. Sedangkan dari sisi petugas juga tersedia dengan jaminan memberikan pelayanan penuh pada masyarakat sasaran vaksinasi virus Corona.

“Sekarang tinggal masyarakatnya. Sasaran vaksinasi virus Corona harus aktif melapor dan datang ke petugas. Nanti petugas akan melayani vaksinasi virus Corona. Dengan demikian maka capaian angka cepat naik. Kalau masyarakat sasarannya pasif maka petugas yang akan jemput bola mendatangi rumah warga,” lanjutnya.

Etik Suryani optimis angka capaian vaksinasi virus Corona hingga akhir Desember tahun 2021 akan naik signifikan. Sebab segala upaya bersama pihak terkait seperti Polres dan Kodim 0726 Sukoharjo masih terus dilakukan.

“Harapannya memang target terpenuhi. Kalaupun nanti belum paling tidak angka capaian vaksinasi virus Corona bisa naik tinggi. Kami masih optimis bisa terpenuhi nanti,” lanjutnya.

Etik Suryani menjelaskan, Pemkab Sukoharjo optimis target dapat terpenuhi mengingat pola vaksinasi virus Corona sekarang sudah melibatkan desa dan kelurahan. Artinya vaksinasi virus Corona sudah diselenggarakan ditingkat desa dengan menggunakan balai desa dan kantor kelurahan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dan mendekatkan tempat vaksinasi virus Corona dengan masyarakat sasaran.

Peran penting lainnya keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan yakni data sasaran vaksinasi virus Corona ditingkat desa dan kelurahan dengan mudah dapat diketahui. Pemerintah desa dan kelurahan melibatkan pengurus RT dan RW untuk melacak siapa saja warganya yang sudah dan belum menerima vaksin virus Corona. Penyisiran hingga tingkat RT dan RW sangat efektif untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi virus Corona.

“Desa dan kelurahan hingga RT dan RW sudah dilibatkan. Jadi bisa cepat diketahui siapa saja warga sasaran yang sudah dan belum divaksin,” lanjutnya. (Mam)

 

 

BERITA REKOMENDASI