Bikin Museum Lebih Menarik, Pemerintah Siapkan DAK

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Pemerintah siapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengembangan program museum di Indonesia. Dengan gelontoran dana lebih dari Rp 1 miliar, museum diharapkan tidak lagi sebagai penyimpan barang kuno. Tapi menjadi ruang publik bagi anak-anak untuk bermain dan berinteraksi.

 

"Kami ingin museum-museum ke depan menjadi kebanggaan kaum milenial," jelas Drs Fitra Ardha MHum, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman disela pembukaan Museum Goes to Campus (MGTC) III di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (23/10).

Fitra mengatakan dana yang ada bisa untuk 111 dari 243 museum di tanah air. Untuk tahap pertama dana diperuntukkan musium milik daerah. Setiap museum menerima Rp 1-1.2 milyar. "Sekarang kami baru memverifikasi. Jadi belum tahu museum mana yang menerima DAK," katanya.

DAK difokuskan untuk menggarap program museum agar semakin menarik. Dicontohkan menggarap visual terhadap barang koleksi. Dengan kucuran dana ini ke depan museum lebih baik dan menarik. "Tugas kami memperkuat museum yang ada."

MGTC yang diikuti 38 museum berlangsung 23-28 Oktober. Setiap hari ditarget dikunjungi 1500 orang. MGTC dibuka rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS. (Qom)

 

Bikin Museum Lebih Menarik, Pemerintah Siapkan DAK

SOLO, KRJOGJA.com – Pemerintah siapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengembangan program museum di Indonesia. Dengan gelontoran dana lebih dari Rp 1 miliar, museum diharapkan tidak lagi sebagai penyimpan barang kuno. Tapi menjadi ruang publik bagi anak-anak untuk bermain dan berinteraksi.

"Kami ingin museum-museum ke depan menjadi kebanggaan kaum milenial," jelas Drs Fitra Ardha MHum, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman disela pembukaan Museum Goes to Campus (MGTC) III di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (23/10).

Fitra mengatakan dana yang ada bisa untuk 111 dari 243 museum di tanah air. Untuk tahap pertama dana diperuntukkan musium milik daerah. Setiap museum menerima Rp 1-1.2 milyar. "Sekarang kami baru memverifikasi. Jadi belum tahu museum mana yang menerima DAK," katanya.

DAK difokuskan untuk menggarap program museum agar semakin menarik. Dicontohkan menggarap visual terhadap barang koleksi. Dengan kucuran dana ini ke depan museum lebih baik dan menarik. "Tugas kami memperkuat museum yang ada."

MGTC yang diikuti 38 museum berlangsung 23-28 Oktober. Setiap hari ditarget dikunjungi 1500 orang. MGTC dibuka rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS. (Qom)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI