Blangkon dan Lurik Untuk Perangi Narkoba

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Aksi unik mengedukasi para generasi muda disampaikan Danar N The Blangkon bersama tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kabupaten Karanganyar dalam mengikis perilaku menyimpang. Mereka menggugah simpati audiens melalui dialog interaktif bertabur musik akustik.

“Ayo, siapa yang tahu artis-artis terjerat narkoba? Paras ayu dan ganteng semuanya sirna saat polisi menangkapnya. Tertunduk dan acak-acakan. Mereka juga terlihat panik. Keluarga hancur dan diri sendiri sudah tidak karuan. Itu baru dampak kecil dari konsumsi narkoba,” kata Danar yang bernama lengkap Agus Widanarko di hadapan para penggerak karang taruna Kelurahan Popongan Karanganyar Kota di gedung serbaguna kelurahan setempat, Selasa (11/08/2020).

Danar juga menayangkan gambar dampak kenakalan remaja, miras dan narkoba bagi generasi muda. Audiens dipertontonkan pula masa lalu para anggota band yang dekat dengan kehidupan malam, sampai akhirnya terjerat narkotika.

Band tersebut beranggotakan Agus Widanarko alias Danar, Hilarius Mukti Catur alias Tatung, dan Abraham Denny alias Klowor. Danar sambil membawa gitarnya menyebutkan, Danar N The Blangkon membawa konsep kearifan lokal budaya Jawa. Yaitu blangkon dan busana lurik untuk melawan narkoba.

Sekretaris II P4GN Karanganyar, Hendro Prayitno mengatakan sengaja menggandeng Danar N The Blankon. Band tersebut menurutnya sejalan dengan misi mengajak generasi muda memerangi narkoba, kenakalan remaja dan miras. “Mereka unik, menyelipkan sosialisasi dalam bermusik. Juga mereka dekat dengan kaum milenial,” katanya.

Roadshow tersebut dengan mendatangi para kaum muda di organisasi karang taruna di semua kelurahan di wilayah Kecamatan Karanganyar Kota. “Kita ajak juga pihak kelurahan untuk peduli. Dana kelurahan untuk membina karang taruna bisa dipakai untuk sosialisasi bahaya narkoba,” katanya.

Sejauh ini para pemuda mulai aktif mengawasi lingkungannya, bahkan berani melapor dugaan kasus penyalahgunaan narkoba ke polisi. “Di Desa Tawangsari, Kerjo, ada salah seorang pecandu yang akhirnya direhabilitasi. Itu berkat peran aktif para karang tarunanya,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI