BLK Beri Latihan Sistem Injeksi Motor

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan melatih sistem injeksi sepeda motor kepada 16 peserta selama 20 hari dimulai Kamis (31/10). Program latihan kerja ini hasil kerjasama Baznas dan Disdagnakerkop UMKM Karanganyar.

“Kita belajar dari awal, yakni dasar servis sepeda motor injeksi. Teori selama 4-5 hari, sisanya praktik,” kata Ketua Jurusan Otomotif BLK Karangpandan, Dunus Ardian kepada wartawan.

Di ruang latihan terdapat sejumlah bangkai sepeda motor yang dipajang untuk bahan pembelajaran. Bahan-bahan tersebut dinamakan engine stand

. Juga disediakan scan tools

. Ia bersama tiga instruktur mempersilakan para peserta melihat-lihat dan mengenali bahan belajar itu sebelum kelas dimulai.  

Instruktur lainnya, Ariswandi berharap peserta serius mengikuti pelajaran dan tidak bolos. Meski kelihatannya mudah, namun ilmu otomotif butuh banyak berlatih dan dipandu ahlinya.  

“Sistem injeksi dengan manual itu berbeda di ruang pembakaran. 20 hari merupakan watu yang cukup untuk mempelajarinya. Bukan sekadar servis-servis ringan,” katanya.

Para peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat teknisi sepeda motor injeksi. Itu merupakan modal utama membuka bengkel mandiri.

Wakil Ketua Baznas Karanganyar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iskandar mengatakan peserta wirausaha mandiri selain berhak memperoleh sertifikat juga berhak membawa pulang peralatan bengkel lengkap.

“Syaratnya mengikuti pelatihan serius dan berambisi meningkatkan perekonomiannya dengan membuka usaha bengkel,” katanya.

Ia menyebut banyak bidang pelatihan yang dikerjasamakan dengan Pemda dan BLK. Seperti las listrik, jahit dan tata boga.  

Kepala Bagian Kesra Setda Pemkab Karanganyar, Agam Bintoro mengapresiasi inisiasi Baznas dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan.

“Kebetulan Baznas dan pemerintah memiliki program ini. Mari sama-sama memotivasi diri dalam berwirausaha,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI