BPCB Jateng Minta Pembongkaran Pagar Keraton Kartasura Dihentikan

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah turun melakukan koordinasi dengan pihak terkait baik tingkat Pemkab Sukoharjo dan pemerintah pusat terkait kasus pembongkaran pagar Keraton Kartasura akibat adanya aktivitas pembangunan oleh warga yang akan membuka tempat usaha. Pembongkaran bangunan bersejarah tersebut tetap akan diproses sesuai aturan berlaku karena pagar Keraton Kartasura merupakan Benda Cagar Budaya (BCB).

Kepala BPCB Jawa Tengah Sukronedi ditemui saat melakukan pengecekan dilokasi pembongkaran pagar Keraton Kartasura, Sabtu (23/4) mengatakan, BPCB Jawa Tengah sengaja datang ke Keraton Kartasura untuk melihat secara langsung kondisi pagar yang dibongkar dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Sukoharjo seperti Polres dan Pemkab Sukoharjo. Koordinasi juga dilakukan dengan melibatkan pemerintah pusat.

Koordinasi dilakukan dalam rangka menghentikan kegiatan pembongkaran pagar Keraton Kartasura. Sedangkan kedua koordinasi dilakukan terkait langkah-langkah selanjutnya. Sebab sekarang sudah proses penetapan BCB.

“Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang BCB dijelaskan siapa yang merusak sudah ada sanksinya,” ujarnya.

BPCB Jawa Tengah setelah ada kejadian pembongkaran pagar Keraton Kartasura akan berkoordinasi juga dengan Korwas PPNS dan Reskrim Polres Sukoharjo.

“Yang merusak sudah jelas dalam Undang-Undang akan kita tuntut secara pidana. Sudah jelas merusak,” lanjutnya.

Sukronedi menjelaskan, terkait pemugaran nantinya tim BPCB akan melakukan kajian untuk mengembalikan kondisi seperti semula. BPCB Jawa Tengah juga akan menyampaikan hasil pengecekan ke lokasi ke pemerintah pusat. Sebab kajian dalam pemugaran tersebut perlu dikoordinasikan dengan pusat mengenai kebutuhan anggaran pelaksanaan.

“Dihitung biaya yang dibutuhkan. Soal ini kan peringkatnya BCB Kabupaten maka akan dibiayai kabupaten kalau nasional ya ditangani nasional,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI