BPCB Jateng Pugar Pendopo Candi Cetho

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemugaran bangunan pendopo Candi Cetho di Desa Gumeng, Jenawi ditarget selesai Desember 2020. Selama pengerjaan, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng memastikan tidak mengganggu peribadatan maupun kunjungan wisata.

“Dengan adanya proses pemugaran ini tidak mengganggu jalannya upacara adat dan keagamaan yang kerap dilakukan warga sekitar,” kata Staf Perlindungan BPCB Jateng, Winarto kepada wartawan, Jumat (30/10).

Proses pemugaran sudah berlangsung sekitar dua pekan. Rencananya, pemugaran selesai pada Desember 2020. Terdapat 13 bangunan pendopo candi yang dipugar Yakni yang berada di kompleks Eyang Krincing Wesi dan Sabdo Palon Noyogenggong. Selama pemugaran berlangsung, area tersebut diberi garis pengaman supaya tidak dimasuki orang selain berkepentingan.

Pendopo Eyang Krincing Wesi kerap digunakan masyarakat untuk menggelar upacara adat dan keagamaan. Dengan adanya proses pemugaran ini tidak mengganggu jalannya upacara adat dan keagamaan yang kerap dilakukan warga sekitar. Begitu juga operasional kunjungan wisatawan.
Pemugaran ini dilakukan agar bangunan tersebut tetap bertahan dari faktor perusakan alami. Seperti melapuk dan termakan usia.

“Kami melihat ada kerusakan dan dipandang sudah membahayakan dan itu perlu dilakukan perbaikan. Sesuaiaturan pemugaran disesuaikan dengan yang ada di sana. Ada keaslian bahan, tata letak, bentuk, dan teknik pengerjaan. Kalau sebelumnya pakai kayu jati, ya diganti kayu jati semua,” katanya.

BERITA REKOMENDASI