BSN Gandeng Perguruan Tinggi Standarisasi Produk UKM

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan lebih intensif melibatkan Perguruan Tinggi (PT) dalam melakukan standarisasi produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM). Standarisasi produk UKM sangat penting karena selama ini masih terkendala bisa masuk ke pasar ritel, apalagi pasar ekspor.

"Kendala inilah yang perlu segera diatasi agar yang kecil tidak semakin menderita. Untuk mempercepat dan memperluas jangkauan dalam membantu standarisasi BSN merangkul perguruan tinggi," jelas Donny Purnomo, Kepala Bidang Akreditasi Produk. Pelatihan dan Personal BSN di sela Lokakarya Spin Off Pemasaran Produk Hasil Penelitian pada Dunia Industri yang di Best Western Premiere Hotel, Jumat (15/9).

Menurutnya, standardisasi merupakan jaminan aman produk dari pemerintah. Untuk lebih memasifkan standarisasi produk UKM di Indonesia, BSN sudah menggandeng 30 perguruan tinggi. Produk UKM secara umum berpotensi masuk ke pasar internasional. "Kami yakin dengan menggandeng perguruan tinggi bisa lebih banyak produk UKM terstandarisasi dan diterima pasar."

Selama ini perguruan tingi telah membina UKM. Selain itu juga memiliki laboratorium yang bisa membantu proses standarisasi sebagai sarana awal untuk pengujian produk UKM sebelum masuk ke BSN. Ke depan Donny berharap laboratorium yang ada di perguruan tinggi sudah sama standarnya dengan BSN.
 
"Saat ini baru ada 37 laboratorium PT yang sudah sama standarnya dengan lembaga penguji nasional seperti BPOM," tutur Donny. Sebaiknya dalam melakukan standarisasi produk UKM, perguruan tinggi menyesuaikan dengan potens yang berkembang di daerahnya. Sehingga laboratoriumnya bisa dimanfaatkan secara optimal. (Qom)

BERITA REKOMENDASI