Bupati Ajak Masyarakat Wonogiri Kompak Bergerak

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Setiap tanggal 19 Mei diperingati masyarakat daerah Wonogiri sebagai hari jadi kabupaten ini. Beberapa agenda dalam menyambut hari jadi Wonogiri ke-281 dilakukan diantaranya ziarah ke sejumlah makam tokoh penting seperti bupati pertama maupun keluarga RM Said atau Pengeran Sembernyawa yang tak lain pendiri pemerintahan Wonogiri 281 tahun lalu.

Jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri selaku seksi ziarah melakukan ziarah ke makam Bupati pertama Wonogiri Raden Hangabehi (R. Ng) Djojosoedharso di Wonoharjo Kecamatan Nguntoronadi. Tim ziarah kemudian ke makam tokoh penting di Kecamatan Selogiri yakni makam Bendara Raden Ayu (BRAy) Kusuma Patahati di Pesareyan Astana Giri Gunung Wijil Kelurahan Kaliancar Kecamatan Selogiri.

Menurut Sekretaris Dinsos Sriyono MM ziarah makam tokoh itu merupakan rangkaian acara hari jadi Wonogiri ke-281. “Ziarah ini guna menghargai jasa-jasa pendahulu kita. Jangan sampai sejarah terlupakan. Generasi muda juga bisa mengingat riwayat Kabupaten Wonogiri,” kata dia.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyebutkan melalui peringatan hari jadi ke-281, masyarakat Wonogiri termasuk aparat Pemkab akan kembali mengingat ajaran tri dharma yaitu mulat sarira angrasawani, rumangsa melu handarbeni, dan melu hangrungkebi.

“Hari ini kami mengajak masyarakat Wonogiri, yuk kita membangun optimisme dan semangat baru. Rumangsa melu handarbeni ini harus diimplementasikan bahwa semua harus bergerak,” kata dia sembari mengakui pendemi Covid 19 telah berdampak di semua sendi kehidupan manusia.

Diakui pula, pembatasan di tengah masyarakat yang dilakukan pemerintah saat pagebluk korona juga berdampak ke seluruh lini masyarakat. Maka, kata bupati yang akrab disapa Jekek, momen hari jadi ke -281 Wonogiri bisa digunakan untuk membangkitkan semangat baru. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI