Bupati Gelar Tes Urin bagi PNS

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI (KRjogja.com) – Ratusan pegawai negeri sipil (PNS) eselon II-IV di lingkungan Setda Wonogiri dibuat kaget, Senin (21/11/2016). Usai mengikuti apel pagi para pegawai harus menjalani tes kesehatan termasuk tes narkoba dan miras dengan mengambil urine yang digelar Bupati Wonogiri Joko Sutopo secara mendadak.

Tes narkoba bagi kalangan PNS Pemkab Wonogiri sebagai komitmennya setiap abdi negara dan abdi masyarakat di daerahanya bebas atau tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun miras. "PNS harus bisa menjadi contoh yang baik tidak terlibat narkoba maupun melakukan pungli, dimana keduanya (narkoba dan pungli) saat ini sedang diperangi pemerintah termasuk bangsa dan negara kita," ujar Joko Sutopo.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan khususnya narkoba, miras dan alkohol secara mendadak ini akan dilakukan secara diam-diam di lain kesempatan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Rumanti Premanandyah SH MM, di tempat yang sama menambakan tes kesehatan dan narkoba ini diikuti seluruh PNS di lingkungan Setda yakni 254 orang PNS. "Jumlah tersebut termasuk bapak bupati dan wakil bupati," ujar Rumanti.

Dalam tes narkoba PNS itu, Joko Sutopo menyerahkan urinenya kepada dr Hery Triyono dari RSUD Wonogiri untuk diuji laboratorium. Ditegaskan bupati, jika dari hasil lab nanti ada oknum PNS yang mengonsumsi narkoba maka akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang ada. "Kami tidak akan mentolelir jika ada (PNS) yang terlibat narkoba karena sanksinya sudah jelas, bisa sampai pemecatan," tandasnya. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI