Bupati Juliyatmono Tolak PSBB

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Di saat daerah lain mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus rantai penyebaran covid-19, Bupati Karanganyar Juliyatmono justru menolaknya.

Dia memiliki berbagai pertimbangan, diantaranya beban ekonomi masyarakatnya yang bakal kian berat. “Secara pribadi, saya menolak keras PSBB. Bukan PSBB solusinya. Di Karanganyar sendiri, persyaratan untuk melakukan PSBB belum cukup memadai. Masyarakat bakal menjadi amat sangat terpuruk kalau aktivitas yang sudah dibatasi, dipangkas lagi. Paling substansial adalah persoalan ekonomi,” kata Juliyatmono kepada wartawan di ruang kerjanya.

Dia menyebut pemberian kompensasi pelaksanaan PSBB di Karanganyar bukan persoalan sederhana. Terutama memenuhi variasi kebutuhan masyarakat terdampak. Menurut pria yang akrab disapa Yuli ini, PSBB secara parsial juga bakal sia-sia. Jika ingin memutus rantai penyebaran virus corona di Jawa Tengah, maka ia menyarankan 35 kabupaten/kota harus mau melaksanakan aturan ketat PSBB di semua sektor kehidupan. Ko 1“Saya malah mengusulkan kalau serempak, Jateng harus bersatu. Membatasi agar tidak ada orang lagi orang terkonfirmasi positif corona. Agar mereka tidak masuk atau keluar J CDawa Tengah,” katanya.

 

BERITA REKOMENDASI