Bupati Karanganyar Dihina ‘Mabuk Kencing Unta’, Dua Ormas Laporkan Akun FB

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Dua ormas kepemudaan, Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal) dan Pemuda Karya, melaporkan pemilik akun facebook Arya Teja Cakrahadisurya, ke polisi dalam kasus dugaan ujaran kebencian. Pemilik akun tersebut menulis kata-kata kurang pantas tertuju Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Pemilik akun tersebut mengomentari imbauan penggalangan bantuan untuk Palestina di SE Bupati Karanganyar nomor 900/1833.13 tertanggal 17 Mei 2021. Pemilik akun menulis ‘mungkin Bupati Karanganyar mabok kencing onta’.

Tulisan tersebut membuat warga Karanganyar meradang. Bupati Karanganyar bukan hanya simbol kepala daerah, namun juga perwajahan Kabupaten Karanganyar secara keseluruhan. Sehingga dengan penghinaan itu, dianggap melukai dan melecehkan masyarakat di Bumi Intanpari.

“Perbuatan si pemilik akun tersebut jelas tegas sudah melakukan ujaran kebencian melalui tulisannya. Sehingga kami laporkan ke Polres Karanganyar,” kata Ketua Ormas Pemuda Karya Yannuar Faisal Muhammad kepada wartawan di Mapolres Karanganyar, Jumat (21/5).

Dijelaskan Yannuar, sebelum pihaknya melapor ke Polres Karanganyar, mereka sudah berusaha meminta klarifikasi pada akun Facebook atas nama Arya Teja Cakrahadisurya. Termasuk klarifikasi via DM di Instagram serta lewat Messenger. Namun bukannya ditanggapi, justru si pemilik akun tersebut melaporkan akun Yannuar ke sistem sampai terkena banned.

“Malah akun saya yang kena banned sampai enggak bisa dipakai,” katanya.

BERITA REKOMENDASI