Bupati Karanganyar  Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pelajar SMK Antusias

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Para pelajar di SMKN Jatipuro Karanganyar diajak mengenali modus peredaran narkoba, obat-obatan terlarang dan miras. Tujuannya menghindari perilaku menyimpang dari imbas konsumsi barang haram itu.
“Obat–obatan terlarang dan narkoba bisa merusak masa depan anak-anak. Karena itu, sekolah dan pihak terkait lainnya harus saling membantu dan menjaga peserta didik terhindar dari narkoba,” tegas Ketua Tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono di hadapan perwakilan pelajar, Jumat (25/2).
Bupati berharap semua pelajar SMP, SMA, maupun SMK dapat menjadi motor penggerak pemberantasan narkoba. Dalam sosialisasi itu, pelajar antusias menggali informasi tentang narkoba dan obat-obatan terlarang, langsung dari narasumber. Bupati Karanganyar Juliyatmono selaku Ketua P4GN didampingi mitra Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukoharjo, Agus Widanarko. Sebanyak 100 pelajar dihadirkan dari unsur organisasi kesiswaan. Mereka mengikuti sosialisasi yang dikemas menyenangkan dan menghibur.
Seorang siswa bernama Rendi meminta penjelasan perihal penentuan perlakuan terhadap seorang pecandu. Apakah ia dijadikan tersangka atau malah direhabilitasi. Menanggapi hal itu, Juliyatmono mengatakan jeratan hukum bagi pemakai narkoba merupakan imbas perilaku menyimpang.
“Kalau sudah menyandu, langsung diobati. Direhabilitasi. Sedangkan kasus hukum yang menjeratnya karena yang bersangkutan melakukan tindak kriminal. Misalnya mencuri untuk modal membeli narkoba. Sebenarnya bagaimana perspektif penyidik melihatnya. Pada prinsipnya semua korban, terutama usia remaja. Awalnya hanya diberi gratis. Setelah ketagihan, terpaksa mau mengikuti perintah pelaku sebenarnya,” kata Juliyatmono.

BERITA REKOMENDASI