Bupati Wonogiri Kumpulkan OPD Evaluasi CFD

Editor: Agus Sigit

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Rakor terpadu jajaran Pemkab Wonogiri, Selasa (28/6), mengevaluasi gelaran car free day (CFD) yang mulai dibuka pasca pandemi Covid 19.  Bupati Wonogiri Joko Sutopo tidak hanya memanggil kepala dinas terkait namun juga melibatkan  paguyuban pedagang kaki lima (PKL) dan perwakilan karang taruna sebagai penyelenggara CFD.
Bupati Wonogiri  sempat menerima usulan karang taruna untuk partisipasi di bidang kreatif dan olahraga saat gelaran CFD. Sementara itu, paguyuban PKL yang sebelumnya mengelola CFD cenderung minta penambahan zona di bidang ekonomi.
Menurut bupati ada dua aspek yang akan digalakkan  yakni aspek kreatifitas dan olahraga  untuk menjaga kualitas CFD. Dengan begitu, CFD memiliki daya tarik lain bagi masyarakatkarrna masyarakat yang datang ke CFD tak hanya membeli jajanan.
“Kalau cuma jajanan, bisa makin sepi. Maka akan ada tampilan seni dan sebagainya,” kata Joko Sutopo usai acara.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Waluyo SSos MM yang ditemui usai Rakor dengan bupati mengatakan, tujuan yang ingin dicapai Rakor adalah CFD agar lebih berkualitas. Maka akan ada zona baru untuk sejumlah kegiatan, misalnya alun-alun yang bakal digunakan sebagai lokasi seni budaya yang bakal diatur oleh pengelola.
Dampaknya, alun-alun dan sekitarnya bakal menjadi area steril kendaraan. Karena itu kantong parkir di sekitar alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri bakal dipindahkan.
“Kebijakannya bapak (Bupati Joko Sutopo) seperti itu. Sepeda motor bisa diparkirkan di sekitar pendapa dan Setda,” ungkap dia. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI