Bupati Sragen Ikut Terjungkal….

"SEMANGAT.., kita harus menang. Tolong yang belakang nariknya yang kuat. Jangan mau kalah sama lawan," teriak Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberi semangat timnya saat lomba tarik tambang dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71, di kompleks Gedung Olahraga (GOR) Diponegoro Sragen, Jumat (12/08/2016).

Bupati Yuni memimpin sendiri timnya bersama Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno serta pejabat Pemkab Sragen, berhadapan dengan tim Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yang terdiri atas Ketua DPRD Bambang Samekto, Komandan Kodim (Dandim) Letkol Deni Marantika, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sri Widiyastuti dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Herrus Batubara.

Begitu aba-aba dimulai, terjadi pertarungan sengit antara tim bupati di satu sisi dan tim forkompimda di sisi lain. Saling tarik antar kedua tim terjadi. Mereka begitu ngotot mengerahkan seluruh tenaganya. Hingga akhirnya Bupati Yuni yang berada di garda depan tak kuasa menahan tali tambang, dan sejurus kemudian terjungkal di rumput.

Ketua DPRD Bambang Samekto langsung berteriak girang karena berhasil mengalahkan tim bupati. Sambil berlari kecil, Bambang mendatangi bupati yang terkapar di rumput sambil terus mengepalkan tangannya tanda kemenangan. "Tetap saja Bupati kalah sama Ketua Dewan," begitu sindir Bambang pada bupati.

Kendati sempat beberapa kali terjungkal di rumput, bupati perempuan pertama di Sragen ini mengaku gembira bisa berpartisipasi memeriahkan hari kemerdekaan. Apalagi lomba kali ini diikuti oleh semua jajaran Forkompimda. "Semangat dari lomba ini adalah kebersamaan. Bagaiman pak Dandim, Ketua Desan, Kapolres, Ketua PN, Kajari bisa ikut semua. Inilah yang disebut semangat guyup rukun

membangun Sragen," ujar Yuni usai lomba.

Yuni mengapresiasi kekompakan Forkompimda Sragen yang mau diajak 'guyub rukun' memeriahkan peringatan hari kemerdekaan. Apalagi lomba kali ini diikuti seluruh elemen, termasuk siswa SD dan SMP. "Semoga kekompakan ini selalu terjaga sehingga semua pihak ikut 'nyengkuyung' membangun Sragen," tandasnya.

Dalam lomba kali ini, kalangan wartawan yang tergabung dalam Komunitas Pers Sragen (Kompers) juga turut berpartisipasi mengikuti berbagai lomba. Namun sayang, perwakilan Kompers belum beruntung dan kalah dalam semua pertandingan. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI