Bupati Sukoharjo Lantik 63 Pejabat Baru

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Sejumlah posisi jabatan Pemkab Sukoharjo mengalami kekosongan. Hal tersebut terjadi setelah pejabat yang mengisi sebelumnya dirotasi. Hal tersebut terjadi setelah sebanyak 63 pejabat dilantik dan diambil sumpah. Untuk sementara kekosongan akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Senin (29/11) mengatakan, pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat eselon II sebanyak lima orang, eselon III sebanyak 11 orang, eselon IV sebanyak 41 orang dan pejabat fungsional sebanyak enam orang.

Khusus untuk jabatan pimpinan tinggi pratama (JPPT) atau eselon II ada lima orang pejabat. Mereka adalah, Abdul Haris Widodo sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Asisten III Sekda Sukoharjo, Yunia Wahdiyati sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menjadi Direktur  RSUD Ir Soekarno Sukoharjo, RM Suseno Wijayanto sebelumnya Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD)A menjadi Asisten II Sekda Sukoharjo, Agustinus Setiyono sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) dan Baktiyar Zunan sebelumnya Kepala Disperinaker menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik.

“Semoga bisa menjalankan amanah dan bekerja dengan baik sesuai tupoksinya,” ujarnya.

Etik Suryani melanjutkan, pengambilan sumpah/janji dan pelantikan jabatan setiap instansi pemerintah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai. Pengembangan karir tidak semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik, terutama dalam kaitannya dengan kegiatan prioritas pembangunan.

Bupati Sukoharjo juga mengingatkan jika jabatan adalah amanah. Untuk itu, pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, khususnya yang mendapat promosi jabatan diharapkan bekerja dengan baik dan membuktikan kemampuannya. Sedangkan untuk yang rotasi jabatan diharapkan segera adaptasi dengan tugas jabatan di tempat yang baru.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Sumini mengatakan, usai pelantikan 63 pejabat maka sejumlah posisi jabatan kosong karena ditinggal pejabat sebelumnya. Kekosongan tersebut seperti pada posisi jabatan Kepala DKK, Kepala BKD, Kepala DPMPTSP, Kepala DLH. Kekosongan tersebut nantinya akan diisi oleh Plt.

Pengisian kekosongan jabatan tersebut nantinya akan dilakukan dengan melalui seleksi terbuka. Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan panitia seleksi independen.

“Kekosongan akan diisi sementara Plt dan pengisian nanti akan melalui sistem seleksi terbuka oleh panitia independen,” ujarnya.

Pengisian Plt untuk mengisi kekosongan jabatan akan dilakukan secepatnya. Hal itu dimaksudkan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan kerja di organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (Mam)

BERITA REKOMENDASI