Bus Ngebut Naik Median Jalan, Dua Pengendara Motor Tewas

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat ditabrak bus EKA S 1515 US jurusan Yogyakarta-Surabaya di KM 14 Jalan Solo-Sragen, tepatnya di Nglarangan, Desa Pulosari, Kebakkramat, Selasa (4/7) pukul 09.30 WIB.

Korban tewas merupakan warga Pulosari Rt 02/Rw V Kebakkramat, Fajar Suharyadi (18). Pengendara Honda Revo tanpa nopol tersebut berada di kolong mobil Toyota Innova AD 8713 GN dalam keadaan meninggal dunia usai dihantam bus EKA di celah median jalan. Diduga, mobil Innova yang melaju dari Sragen (selatan) ke Solo (utara) itu melindas tubuhnya yang terpental ke aspal. Sedangkan korban tewas lainnya, pengendara Honda Supra X AD 2851 DC asal Winong Rt 04/Rw II Kragilan Mojolaban, Sukoharjo, Yusuf Madi Burhani (38) tewas seketika di tepian median jalan. Dua pengendara sepeda motor itu awalnya melaju dari arah Solo ke Sragen. Setiba di celah median jalan, mereka menunggu lalu lintas sepi sebelum menyeberang ke timur. Tiba-tiba bus EKA dari arah Solo ke Sragen menghantamnya. Saksi mengatakan, dari kejauhan bus itu sudah oleng ke kanan dan sempat menggasak median jalan sebelum akhirnya menabrak dua pengendara motor. Tidak berhenti sampai di situ, bus masih melaju ke arah berlawanan.

“Busnya kencang sekali. Lajunya tidak stabil. Oleng ke kanan lalu naik ke median jalan,” kata Samin Bintoro, seorang warga setempat kepada wartawan.

Samin mengatakan, kerumunan warga di persimpangan itu berteriak histeris. Sebagian mengejar bus yang menabrak dua pengendara sepeda motor sampai tewas. Warga mengira pengemudi berniat kabur. Akhirnya bus itu berhenti di depan sebuah pabrik tak jauh dari lokasi kejadian. Warga yang kesal langsung meminta turun pengemudi bus EKA asal Kedungsari, Magelang, Mariman (55) lalu menghajarnya sampai babak belur. Beruntung ia diamankan ke Mapolsek Kebakkramat sebelum lukanya bertambah parah.

Sementara itu, dua korban tewas dievakuasi ke RSUD Karanganyar. Sedangkan dua sepeda motornya yang remuk diangkut ke Mapolres. Begitu pula bus EKA berkondisi bagian depan penyok, digiring ke markas.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Ahdi Rizaliansyah mengatakan masih mendalami penyebab kecelakaan. Fakta menunjukkan ban depan sisi kanan bus pecah. Sopir juga diperiksa secara intensif mulai fisik dan psikisnya.

“Kami akan memanggil pemilik PO bus untuk mengecek kelayakan armadanya,” katanya.

Muncul spekulasi pemicu bus oleng. Pertama, pengemudi mengantuk sehingga kehilangan kendali sampai menabrak dua pemotor sampai tewas. Setelah itu, ban bus pecah gara-gara menerabas median jalan. Sedangkan spekulasi lainnya, ban bus sudah pecah duluan sehingga lajunya tak terkendali sampai menabrak dua pengendara sepeda motor sampai tewas.

Pantauan KR

, olah TKP lakalantas maut ini sempat membuat macet ruas jalan utama itu di dua arah. Penggal jalan tersebut disterilisasi beberapa menit untuk keperluan tersebut. (R-10)

BERITA REKOMENDASI