Cabup Hartanto Mengaku Legawa

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Calon Bupati nomor urut 01, Hartanto menerima kekalahan hasil perhitungan suara berdasarkan hitung cepat dalam Pilkada Bupati Wonogiri, Rabu (09/12/2020). Diakui meski hasil perhitungan suara secara resmi belum keluar dari KPU, hasil hitung cepat sudah menggambarkan hasil perolehan suara yang ia dapat.

“Memang secara regulasi kami harus menunggu keputusan resmi KPU. Tapi ini sudah ada gambaran kalau saya kalah. KPU nanti tinggal menetapkan siapa yang menang dan kalah,” kata dia kepada awak media.

Paslon Harjo (Hartanto – Joko Purnomo) ini mengakui hasil perolehan suara berdasarkan hitung cepat yang menyatakan dirinya kalah. Menurut dia, dalam pemilihan sudah biasa ada yang kalah dan menang. Dinamika itu wajar terjadi.

“Saya dijatah Allah memperoleh suara segitu tidak apa-apa. Ini kan urusan dunia, jangan dibuat repot. Niat saya ingin adanya perubahan di Wonogiri. Tapi karena warga Wonogiri banyak yang tidak memilih saya, saya legawa. Tidak masalah,” ungkap dia.

Dengan melihat situasi saat ini, kata Harjo, tugas dirinya saat ini selesai. Ia akan beraktivitas seperti biasanya. Ia pun juga tidak akan melakukan langkah yang lebih jauh terkait kekalahannya.

“Dengan kekalahan saya ini kan berarti warga Wonogiri menginginkan daerahnya seperti ini terus. Berarti mereka tidak berharap jadi pemimpin. Itu tidak apa-apa, kami menerima karena kami bukan pecundang,” ujar dia.

Purnawirawan Polri ini mengimbau kepada seluruh pendukung, tim pemenangan dan sukarelawan agar tidak melakukan sesuatu hal yang tidak baik terlebih lagi melanggar hukum. “Saya harapkan kader, pendukung maupun simpatisan Harjo untuk tetap tenang, bersabar dan bertawakal,” tukasnya. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI