Cair Paling Lambat 20 Juni

SOLO, KRJOGJA.com – Gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, dipastikan cair paling lambat, Selasa (20/6/2017), menyusul penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2017. Dari sisi ketersediaan anggaran tidak masalah, sebab sejak awal, Pemkot Solo telah mengalokasikan gaji ke-13 dan ke-14 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, sehingga dapat dicairkan setiap saat.

Menjawab wartawan, di Balaikota, Rabu (14/6/2017), Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yulistyanto, menyebutkan, istilah yang berkembang dalam beberapa hari terakhir, pemerintaha memang akan memberikan gaji ke-13 bagi ASN dan pensiunan TNI/Polri, serta THR kepada ASN masih aktif. Namun dalam PP Nomer 25 tahun 2017 tertulis istilah THR atau gaji ke-14, sehingga nomenklatur APBD yang menggunakan istilah gaji ke-14 dapat digunakan untuk pembayaran THR.

Besaran gaji ke-13, menurut Budi, meliputi gaji pokok ditambah tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau umum, dan tunjangan kinerja, sedangkan THR hanya diberikan sebesar gaji pokok. Untuk membayar gaji ke-13 diestimasikan memerlukan dana sekitar Rp 40 miliar, dan THR sebnilai Rp 25 miliar hingga jumlah total Rp 75 miliar. Dalam waktu bersamaan, disiapkan pula pembayaran gaji rutin bulan Juli yang akan dicairkan usai libur panjang Lebaran Senin (3/7/2017), dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan tahun ajaran baru.

Di sisi lain, Sekretaris Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Suyamto, terisah menambahkan, sejak PP 25 tahun 2017 diterbitkan pada Selasa (13/6/2017), pihaknya langsung membuat Surat Edaran kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai proses sosialisasi. Merujuk aturan dari pemerintah pusat itu, THR diberikan kepada ASN, pejabat tinggi negara, serta anggota TNI/Polri dengan besaran gaji pokok. "Anggota DPRD juga berhak memperoleh THR, sebab termasuk sebagai pejabat tinggi negara," ujarnya sembari menyebut, selain itu, Pemkot juga menyiapkan gaji ke-13 dan THR bagi pegawai berstatus Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja (TKPK), honorer, serta outsourching dengan besaran satu kali gaji. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI